JAKARTA, Porosjambimedia.com — Jalan kaki dikenal sebagai olahraga paling sederhana sekaligus paling bermanfaat. Tak perlu alat khusus atau tempat tertentu, cukup 30 menit setiap hari sudah mampu meningkatkan kebugaran, memperkuat jantung, serta menurunkan stres.
Menurut Mayo Clinic, kebiasaan berjalan kaki rutin dapat menjaga tekanan darah, memperkuat tulang dan otot, meningkatkan imunitas, hingga menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes dan kanker. Bahkan, riset menyebut aktivitas ini juga dapat mencegah pikun dan Alzheimer.
Namun, agar hasilnya lebih maksimal, waktu pelaksanaannya juga berpengaruh besar. Berikut panduan waktu terbaik untuk berjalan kaki:
- Pagi hari: Waktu ideal untuk menyegarkan tubuh dan meningkatkan fokus. Sinar matahari pagi membantu mengatur ritme tidur dan memperbaiki suasana hati.
- Setelah makan siang: Jalan santai 10–15 menit membantu mengontrol gula darah, memperlancar pencernaan, dan mencegah kantuk siang hari.
- Sore hari: Cocok bagi pekerja kantoran, karena tubuh sedang dalam kondisi stabil. Aktivitas ini dapat menjadi transisi menuju waktu istirahat.
- Malam hari: Dilakukan sekitar satu jam sebelum tidur untuk merilekskan tubuh dan membantu tidur lebih nyenyak.
Kuncinya bukan hanya kapan, tapi konsistensi. Dengan berjalan kaki secara teratur di waktu yang sesuai dengan rutinitas, tubuh akan lebih sehat, bugar, dan pikiran pun lebih tenang. (Hst)
Editor : Hesty
Sumber Berita : CNBC INDONESIA















