Tetap Aktif di Usia Senja, Ini 10 Olahraga Aman dan Nyaman untuk Lansia

- Redaksi

Senin, 19 Januari 2026 - 23:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Porosjambimedia.com– Memasuki usia lanjut bukan berarti harus berhenti bergerak. Justru, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan terukur dapat membantu lansia menjaga kebugaran tubuh, memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan, serta menjaga kesehatan mental.

Meski kemampuan fisik tidak lagi seprima usia muda, olahraga tetap penting bagi lansia selama dilakukan dengan intensitas ringan hingga sedang. Jenis olahraga ini bertujuan menjaga kelenturan sendi, melatih pernapasan, dan meningkatkan kualitas hidup tanpa memberi tekanan berlebih pada jantung maupun tulang.

Dengan memilih aktivitas yang sesuai dan dilakukan secara konsisten, lansia dapat tetap mandiri, aktif, dan menikmati masa tua dengan lebih sehat. Berikut beberapa pilihan olahraga aman yang direkomendasikan untuk lansia.

10 Olahraga Aman dan Ringan untuk Lansia

1. Jalan Kaki

Jalan kaki atau brisk walking merupakan olahraga paling sederhana dan mudah dilakukan. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, serta meningkatkan stamina. Untuk keamanan, gunakan sepatu dengan sol anti-selip dan pilih jalur yang rata.

2. Berenang

Berenang sangat ramah bagi sendi karena air menopang berat badan. Olahraga ini cocok untuk lansia yang memiliki keluhan nyeri lutut atau radang sendi. Lakukan dengan tempo santai dan pastikan ada pendamping atau pengawas di kolam.

Baca Juga :  Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Kabupaten Kerinci Gelar Lomba Tari Persembahan Tradisi.

3. Tai Chi

Tai Chi merupakan latihan yang mengombinasikan gerakan lembut, keseimbangan, dan pernapasan. Olahraga ini sering disebut sebagai meditasi bergerak karena membantu menenangkan pikiran sekaligus meningkatkan koordinasi tubuh.

4. Yoga Kursi

Yoga kursi dirancang khusus untuk lansia dengan keterbatasan mobilitas. Gerakan dilakukan sambil duduk atau berpegangan pada kursi, sehingga lebih aman dan nyaman. Pastikan kursi stabil dan tidak memaksakan gerakan.

5. Latihan Beban Ringan

Latihan menggunakan barbel ringan, botol air, atau karet resistensi membantu menjaga massa otot agar tidak cepat menyusut. Gerakan sederhana seperti mengangkat lengan sudah cukup memberikan manfaat kekuatan otot.

6. Bersepeda Statis

Sepeda statis memberikan manfaat kardio tanpa risiko jatuh. Atur posisi jok agar lutut dan punggung tetap nyaman saat mengayuh, serta lakukan dengan intensitas ringan.

7. Senam Tera

Senam Tera adalah olahraga pernapasan yang dipadukan dengan gerakan lembut dan peregangan. Senam ini populer di kalangan lansia karena bersifat terapeutik dan membantu menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga :  ASI Belum Banyak di Minggu Pertama? Ini Panduan Menyusui yang Tepat untuk Ibu Baru

8. Aerobik Air

Aerobik air dilakukan dengan berjalan atau menggerakkan tubuh di dalam air. Tekanan air membantu melatih otot tanpa membebani sendi. Pastikan suhu air nyaman dan permukaan kolam tidak licin.

9. Pilates

Pilates fokus pada penguatan otot inti dan perbaikan postur tubuh. Olahraga ini membantu mengurangi nyeri punggung dan meningkatkan keseimbangan, namun sebaiknya dilakukan dengan bimbingan instruktur berpengalaman.

10. Peregangan

Peregangan ringan membantu mengurangi kekakuan otot dan menjaga fleksibilitas tubuh. Lakukan gerakan secara perlahan dan tahan posisi selama beberapa detik tanpa menimbulkan rasa sakit.

Meski tergolong aman, lansia tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan sebelum memulai olahraga, terutama jika memiliki riwayat penyakit tertentu. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB