Hari kedua eskalasi militer Kamboja VS Vietnam, 100.000 warga dievakuasi dari daerah konflik

- Redaksi

Sabtu, 26 Juli 2025 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROSJAMBIMEDIA.COM – Thailand dan Kamboja bentrok di perbatasan sengketa. Artileri berat dikerahkan, 100.000 warga dievakuasi. Dunia desak gencatan senjata segera.

Dikutip dari REUTERS/Athit Perawongmetha, hingga saat ini masih terpantau Kendaraan militer melintas di jalanan Provinsi Buriram, Thailand, Ketegangan lama di perbatasan dengan Kamboja kembali memicu bentrokan hebat, menjadikannya konflik paling sengit dalam kurun waktu lebih dari sepuluh tahun.

Baku tembak artileri berat yang terjadi pada Jumat (25/7/2025) menandai hari kedua eskalasi militer, meskipun seruan untuk gencatan senjata terus disuarakan oleh negara-negara tetangga dan komunitas internasional.

Militer Thailand melaporkan bahwa bentrokan terbaru terjadi sebelum fajar di Provinsi Ubon Ratchathani dan Surin. Mereka menuduh militer Kamboja menggunakan artileri berat dan sistem roket BM-21 buatan Rusia. Sebagai respons, Thailand mengerahkan kekuatan besar ke perbatasan, termasuk konvoi truk militer, kendaraan lapis baja, dan tank.

Baca Juga :  China Tantang Dominasi AS, Tur Wisata Luar Angkasa Dijual Rp 7 Miliar per Kursi

Pihak berwenang Thailand menyatakan bahwa sekitar 100.000 warga telah dievakuasi dari daerah konflik demi keselamatan mereka. Wartawan Reuters yang berada di Surin melaporkan suara ledakan-ledakan kecil di tengah penjagaan ketat pasukan Thailand di sepanjang jalan dan area publik, termasuk pom bensin di wilayah pedesaan.

Konflik bermula pada Kamis (24/7) dan dengan cepat meningkat dari baku tembak senjata ringan menjadi serangan artileri berat di sedikitnya enam titik di sepanjang 209 kilometer garis perbatasan yang kedaulatannya telah diperdebatkan selama lebih dari 100 tahun.

Baca Juga :  Netanyahu Lobi Trump Agar Menahan Opsi Serangan Militer ke Iran

Baik Thailand maupun Kamboja saling menuduh sebagai pihak yang memulai konflik. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda meredanya ketegangan, dan masyarakat internasional mendesak kedua belah pihak untuk segera menahan diri dan memulai dialog damai.

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB