Gencatan Senjata Dilanggar, Serangan Mortir Kamboja Lukai Prajurit Thailand

- Redaksi

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Ketegangan di perbatasan Asia Tenggara kembali meningkat setelah militer Thailand menuding pasukan Kamboja melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Pelanggaran tersebut terjadi pada Selasa pagi (6/1/2026), ketika wilayah perbatasan Thailand dilaporkan menjadi sasaran tembakan mortir.

Militer Thailand menyatakan serangan itu menghantam Provinsi Ubon Ratchathani dan mengakibatkan seorang prajurit terluka akibat serpihan proyektil. Korban langsung dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan militer terdekat.

Insiden ini terjadi meskipun kedua negara baru saja menyepakati gencatan senjata pada akhir Desember 2025, yang dimaksudkan untuk menghentikan konflik bersenjata selama hampir tiga pekan.

Kesepakatan tersebut mencakup penghentian serangan, pembekuan pergerakan pasukan, serta kerja sama pembersihan ranjau di sepanjang garis perbatasan.

Baca Juga :  Gangguan Mesin di Perairan Kepulauan Seribu, Puluhan Penumpang Kapal Berhasil Dievakuasi Polisi

Konflik antara Kamboja dan Thailand merupakan sengketa lama yang berakar dari perbedaan klaim wilayah perbatasan sepanjang sekitar 800 kilometer, peninggalan era kolonial. Perselisihan tersebut kerap memicu bentrokan bersenjata, termasuk pertempuran besar pada Desember lalu yang menewaskan puluhan orang dan memaksa hampir satu juta warga mengungsi.

Sementara itu, pihak Kamboja belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan serangan tersebut. Juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja memilih tidak berkomentar terkait klaim pelanggaran gencatan senjata.

Sebelumnya, Thailand telah membebaskan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak Juli 2025 sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan antarnegara. Pembebasan itu disebut sebagai langkah niat baik untuk menjaga stabilitas kawasan.

Baca Juga :  Wabup Murison Hadir dan Dukung Kontingen Kerinci di Jamnas XII Cibubur

Amerika Serikat, China, dan Malaysia sebelumnya turut berperan sebagai mediator dalam upaya meredakan konflik kedua negara, meski gencatan senjata yang dimediasi sebelumnya hanya bertahan dalam waktu singkat. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB