POROS, Sungai Penuh— Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh menggelar razia mendadak sebagai langkah konkret dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam blok hunian. Razia ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan, Sahat Parsaulian Sihombing, didampingi oleh Ka. KPR, staf Kesatuan Pengamanan Rutan, regu jaga, serta CPNS Formasi 2024 yang turut dilibatkan sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan.
Pemeriksaan menyasar seluruh sudut kamar hunian, mulai dari area tempat tidur, lemari, hingga ventilasi dan titik rawan penyembunyian barang terlarang. Kegiatan berjalan dengan tertib dan penuh ketegasan.
Kepala Rutan, Sahat Parsaulian Sihombing, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menjaga situasi rutan tetap kondusif. “Upaya pengamanan tidak boleh mengenal waktu. Razia seperti ini adalah bentuk kesiapsiagaan kami dalam mencegah potensi gangguan serta memastikan bahwa aturan ditegakkan dengan disiplin,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ka. KPR Ricko Darusian menyampaikan bahwa kehadiran CPNS dalam razia juga bertujuan memberikan pengalaman nyata di lapangan. “Mereka perlu memahami langsung pentingnya kedisiplinan dan kepekaan terhadap potensi gangguan. Razia adalah ruang belajar dan pengabdian sekaligus,” ungkapnya.
Razia ini meneguhkan kembali komitmen Rutan Sungai Penuh dalam menjaga ketertiban serta membangun kultur pengamanan yang tanggap, sigap,dan solid.
Editor : Hesty















