‎Asap Kian Pekat di Kerinci dan Sungai Penuh, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Daerah Terapkan PJJ

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Porosjambimedia.com — Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dalam sepekan terakhir kian memprihatinkan. Jarak pandang yang terbatas disertai aroma sangit yang menyengat kini mulai mengganggu aktivitas harian warga, sekaligus meningkatkan risiko gangguan pernapasan, terutama bagi kelompok rentan.

‎Kondisi udara yang kian memburuk ini memantik perhatian serius dari aktivis lingkungan hidup setempat, Randi. Ia menilai penanganan dampak kabut asap di kawasan Kerinci tidak bisa lagi dilakukan dengan pola biasa, melainkan membutuhkan langkah tanggap darurat yang nyata dari pemerintah daerah.

‎Randi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Pemerintah Kota Sungai Penuh harus segera mengambil keputusan tegas untuk melindungi keselamatan warga, salah satunya dengan mengalihkan proses belajar mengajar di sekolah ke sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

‎“Anak-anak sekolah adalah kelompok yang paling rentan terpapar partikel berbahaya saat beraktivitas di luar ruangan. Menatap kondisi udara yang terus memburuk, Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh sebaiknya segera mengeluarkan kebijakan PJJ agar anak-anak tidak dipaksa menghirup udara beracun setiap hari,” ujar Randi saat memberikan keterangannya, Senin (7/9/2026).

Baca Juga :  Konsistensi Netralitas Menjelang Kontestasi Pemilu 2024

‎Selain perlindungan di sektor pendidikan, Randi juga menyoroti pentingnya langkah taktis untuk menekan akumulasi polutan di udara. Ia mendorong kedua pemerintah daerah untuk memperketat dan mengendalikan emisi kendaraan bermotor serta aktivitas pembakaran lokal yang memperparah kualitas udara.

‎Berdasarkan data pemantauan indikator kualitas udara selama tujuh hari terakhir, konsentrasi partikulat halus (PM_{2.5}) di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh secara konsisten menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

‎Pada awal September, Indeks Kualitas Udara (AQI) berada di kisaran 112 hingga 125 dengan status Tidak Sehat bagi Kelompok Rentan. Namun, memasuki pertengahan pekan, angka tersebut terus melonjak hingga menembus angka 150 ke atas, yang masuk dalam kategori Tidak Sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Konsentrasi PM_{2.5} tercatat mencapai 55,0 hingga 70,7\ \mu\text{g/m}^3, atau berkali-kali lipat melampaui standar aman yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Baca Juga :  Hutan TNKS Kerinci 'Lumpuh', Randi Vitora: Alat Berat Tak Turun dari Langit, Di Mana Petugas?

‎Geografi Kerinci yang dikelilingi perbukitan membuat polutan udara cenderung terperangkap lebih lama jika tidak ada intervensi pembatasan emisi. Oleh karena itu, Randi berharap Pemkab Kerinci dan Pemkot Sungai Penuh dapat saling berkoordinasi menerbitkan instruksi bersama penanganan tanggap darurat sebelum dampak kesehatan masyarakat kian meluas.

Berita Terkait

Menerka Karakter Manusia Kerinci
PERMAHI Desak Pemerintah Cabut Izin Korporasi dan Blokir Sertifikat Pemilik Lahan yang Terbakar.
HIMSAK mendesak Kapolda dan Danrem untuk turun dari jabatannya karna tidak ada penyelesaian kabut asap di provinsi Jambi
Himsak Kecam Gubernur Jambi: Jangan Sulap Bencana Menjadi Laporan Pencitraan di Hadapan Presiden
Menagih Komitmen Tata Kelola Lingkungan di Mendalo Darat
Selamat Jalan H. Bakri: Jambi Kehilangan Putra Terbaik, IKAMI Kehilangan Sosok Pengayom
LBH NADI Perkuat Sinergi dengan BNNP Jambi, Soroti Modus Baru “Pod Getar” dan Dorong Penguatan Rehabilitasi Pecandu Narkoba
Pemimpin Viral Belum Tentu Pemimpin Ideal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB