Kabut Asap Jambi Makin Pekat, Al Haris Minta Warga Gunakan Masker dan Batasi Aktivitas di Luar

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Porosjambimedia.comKondisi kualitas udara di Provinsi Jambi menjadi perhatian serius pemerintah setelah kabut asap semakin terasa di sejumlah wilayah. Gubernur Jambi Al Haris meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi paparan udara luar hingga kondisi kembali membaik.

Persoalan kualitas udara tersebut dibahas Al Haris bersama sejumlah instansi terkait dalam pertemuan di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (24/8/2026). Hadir dalam pembahasan tersebut perwakilan BMKG, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kehutanan dan Dinas Kesehatan.

Usai pertemuan, Al Haris menyampaikan bahwa kondisi udara di Jambi saat ini berada dalam kategori yang perlu diwaspadai.

“Kondisi udara di Jambi tingkat pencemarannya sudah tidak baik. Kategorinya tidak sehat,” ujar Al Haris.

Warga Diminta Pakai Masker

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur Jambi mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat sebagai langkah mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tercemar.

Salah satu langkah utama adalah menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

“Yang pertama, agar menggunakan masker manakala keluar rumah,” kata Al Haris.

Selain menggunakan masker, masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan lebih banyak berada di dalam rumah selama kualitas udara belum menunjukkan perbaikan.

Baca Juga :  Konsisten Majukan Pertanian, Bupati Monadi Tanam Padi Bersama dan Serahkan Bantuan Alsintan di Kemantan Raya

Aktivitas yang tidak mendesak di luar rumah sebaiknya ditunda untuk mengurangi paparan terhadap asap dan partikel di udara.

Anak-Anak Jadi Perhatian Khusus

Al Haris juga meminta orang tua memberikan perhatian lebih kepada anak-anak. Mereka diimbau tidak terlalu sering bermain maupun melakukan aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara masih tidak sehat.

“Mohon dijaga anak-anaknya agar tidak banyak berada di luar ruangan,” ujarnya.

Menurut gubernur, langkah pencegahan tersebut penting untuk menekan risiko gangguan kesehatan, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dapat terjadi ketika masyarakat terpapar udara tercemar.

Pemerintah berharap kondisi tersebut tidak menyebabkan peningkatan jumlah warga Jambi yang mengalami gangguan pernapasan.

Sesak Napas Segera Periksa

Selain melakukan pencegahan, masyarakat juga diminta tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan.

Jika mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan kondisi udara, warga diminta segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan terdekat.

“Manakala masyarakat yang merasakan gejala sesak napas, mohon segera membawanya ke rumah sakit ataupun tempat berobat yang terdekat, puskesmas dan klinik lainnya,” kata Al Haris.

Langkah tersebut diperlukan agar gangguan kesehatan dapat segera mendapatkan penanganan dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.

Baca Juga :  Pjs. Gubernur Sudirman- Momen Sumpah Pemuda Bangkitkan Semangat Menuju Indonesia Emas

Sekolah Juga Diimbau Kurangi Aktivitas Luar

Kondisi kabut asap turut menjadi perhatian di lingkungan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi M Umar My mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada sekolah-sekolah terkait kondisi udara.

Sekolah diminta mengingatkan siswa untuk menggunakan masker serta mengurangi kegiatan di luar ruangan.

“Secara lisan sudah kita sampaikan ke sekolah-sekolah sejak pagi tadi, kami imbau agar siswa menggunakan masker dan mengurangi aktivitas luar ruangan,” kata Umar.

Dengan adanya imbauan tersebut, pemerintah mengajak seluruh masyarakat, termasuk lingkungan sekolah, untuk bersama-sama mengurangi risiko paparan udara tidak sehat.

Al Haris berharap masyarakat mengikuti anjuran pemerintah sampai kualitas udara di Jambi kembali membaik. Kewaspadaan dan langkah pencegahan dinilai penting untuk melindungi kesehatan warga di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat. (Hst)

Berita Terkait

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah
Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai
Gelar Bimwin Gelombang II Tahun 2026, Kemenag Kerinci Dorong Catin Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah
Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE
Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE
Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial
Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau
PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB