KERINCI, Porosjambimedia.com– Sebagian besar wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mendadak gelap gulita akibat pemadaman listrik serentak yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB, Kamis malam.
Pemadaman tersebut terjadi tanpa adanya informasi resmi sebelumnya dari pihak PLN sehingga membuat masyarakat terkejut. Aktivitas warga di sejumlah wilayah pun sempat terganggu akibat padamnya aliran listrik secara tiba-tiba.
Manager PT PLN Rayon Sungai Penuh, Eko Pitono saat dikonfirmasi tim media Andalas Group menyampaikan bahwa pemadaman terjadi akibat gangguan sistem transmisi 150 kV Aceh–Sumut.
Menurutnya, gangguan tersebut berdampak pada sejumlah provinsi di Indonesia, di antaranya Palembang, Lampung, Aceh, Jambi, Bengkulu, Sumatera Barat, termasuk wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
PLN saat ini tengah melakukan proses penormalan sistem secara bertahap agar pasokan listrik dapat kembali normal.
Berdasarkan informasi sementara yang diterima PLN, sekitar pukul 18.44 WIB terjadi gangguan sistem yang menyebabkan Sistem SBS-SBT terpisah dan SBU mengalami padam total akibat gangguan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).
Untuk wilayah Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, kondisi listrik dilaporkan padam sebagian. Dari dua jalur distribusi (TD), satu jalur mengalami padam sementara satu jalur lainnya masih beroperasi.
Adapun sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman di antaranya sebagian Kota Sungai Penuh, Hiang, Sanggaran Agung, Tamiai, Serpih, Pulau Tengah, Lempur, Koto Lanang, Sungai Liuk, Simpang Tiga Rawang, Belui, Kemantan, Semurup, dan sejumlah desa di sekitarnya.
Pihak PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan sistem kelistrikan tersebut.
Petugas PLN terus melakukan upaya pemulihan agar aliran listrik di wilayah terdampak dapat kembali normal sepenuhnya, Dan tak berselang lama Kondisi listrik terutama di wilayah Kerinci dan sungai penuh kembali normal kembali. (Hst)















