Kerinci, Porosjambimedia.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri Gelombang I bagi calon pengantin di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, Rabu, (2/9/2026) di Aula PLHUT.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya dalam memberikan bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan kesiapan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pernikahan bukan sekadar ikatan antara laki-laki dan perempuan, tetapi merupakan ikatan sakral yang bertujuan membangun kehidupan keluarga yang penuh ketenteraman dan kedamaian.
“Tujuan kita menikah adalah membina keluarga yang sakinah. Pernikahan merupakan ikatan yang sakral dan diharapkan dapat menghadirkan ketenteraman serta kedamaian dalam hati,” ungkapnya.
Ia mengingatkan calon pengantin agar sejak awal menanamkan niat yang tulus dalam melaksanakan pernikahan. Menurutnya, niat yang baik menjadi salah satu landasan penting dalam menjalani kehidupan rumah tangga.8
“Tanamkan niat yang tulus untuk menikah, baik sebagai suami maupun istri. Setelah menikah, masing-masing memiliki tugas dan kewajiban. Karena itu, suami dan istri harus saling asih dan asuh serta memahami satu sama lain,” pesannya.
Selain itu H. Pahrizal juga menekankan pentingnya kesiapan calon pengantin dalam menghadapi kehidupan setelah pernikahan.
“Bimbingan Perkawinan bukan sekadar formalitas sebelum menikah. Kegiatan ini merupakan upaya Kementerian Agama memberikan bekal pengetahuan, pemahaman, keterampilan, dan kesiapan kepada calon pengantin dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah,” jelasnya.
Ia menyebut tingginya angka perceraian perlu menjadi perhatian bersama.
“Jangan hanya mempersiapkan satu hari untuk acara pernikahan, tetapi persiapkan diri untuk kehidupan panjang setelah akad nikah. Kehidupan rumah tangga tentu memiliki tantangan dan persoalan yang harus dihadapi bersama,” tuturnya.
Untuk itu, ia mengajak calon pengantin membangun komunikasi yang sehat sejak awal.
“Kita harus membangun komunikasi yang sehat. Keterbukaan, saling mendengar, saling menghargai, dan musyawarah harus dibiasakan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik,” ajaknya.
Diakhir kegiatan Kakan Kemenag mendoakan peserta binwin semakin siap menjalankan peran masing-masing, mampu menyelesaikan persoalan keluarga, menjaga keutuhan rumah tangga, serta membangun generasi yang berkualitas.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir keluarga-keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, kuat menghadapi berbagai persoalan, serta mampu melahirkan generasi yang berkualitas,” harapnya.
Kegiatan Bimbingan Perkawinan tersebut menghadirkan narasumber yang memberikan materi terkait berbagai aspek kehidupan rumah tangga. Yaitu Wakil Rektor II IAIN Kerinci Dr. Faizin, M.Ag., menyampaikan materi “Menyelaraskan Harapan, Peran, dan Tanggung Jawab dalam Kehidupan Keluarga.” sedangkan Dekan Fakultas Syariah IAIN Kerinci, Dr. H. Arzam, M.Ag., menyampaikan materi “Membangun Komunikasi Harmonis dan Mengelola Konflik dalam Rumah Tangga”, (Humas).















