KERINCI, Porosjambimedia.com – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci mulai mematangkan persiapan pelaksanaan manasik bagi peserta didik Raudhatul Athfal (RA) se-Kabupaten Kerinci. Persiapan tersebut dibahas melalui rapat koordinasi pra manasik yang berlangsung di Mushola Kantor Kemenag Kerinci, Kamis (3/9/2026).
Rapat koordinasi ini diikuti para Kepala RA se-Kabupaten Kerinci. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kerinci, H. Pahrizal, S.Ag., M.M., bersama Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), H. Dafrisman, S.Pd., M.Pd.I.
Pembahasan difokuskan pada berbagai kebutuhan teknis dan kesiapan pelaksanaan manasik RA yang dijadwalkan berlangsung pada 16 September 2026. Kegiatan tersebut direncanakan mengambil lokasi di Lapangan PTPN Kayu Aro, dengan pelaksanaan menyesuaikan persiapan panitia.
Kepala Kankemenag Kerinci, H. Pahrizal, memberikan dukungan terhadap kegiatan yang dinilai dapat menjadi sarana pembelajaran agama secara langsung bagi anak-anak usia dini.
Menurutnya, kegiatan di lingkungan RA perlu terus dikembangkan agar tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga menghadirkan aktivitas yang mampu menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini.
“Saya sangat mendukung kegiatan ini. Ke depan, RA harus semakin menonjolkan kegiatan yang bernilai Islami. Tidak hanya manasik haji, tetapi juga dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan perlombaan Islami,” kata Pahrizal.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang dapat dikembangkan, seperti lomba vokal bernuansa Islami maupun aktivitas positif lainnya yang sesuai dengan karakteristik peserta didik RA.
Pahrizal berharap kreativitas dalam penyelenggaraan kegiatan RA dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus membantu membentuk karakter anak dengan nilai-nilai keagamaan.
Senada dengan itu, Kasi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kerinci, H. Dafrisman, menilai keberadaan RA perlu semakin dikenal dan mendapat perhatian lebih luas dari masyarakat.
Ia mendorong agar kegiatan yang melibatkan RA terus dikembangkan secara kreatif sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap pendidikan anak usia dini, khususnya melalui pendekatan yang bernuansa Islami.
“Kita ingin RA semakin bergema ke depannya. Kegiatan-kegiatannya harus terus berkembang, kreatif, dan mampu memberikan warna dalam pendidikan anak usia dini yang bernuansa Islami,” ujar Dafrisman.
Melalui rapat koordinasi pra manasik tersebut, para Kepala RA diharapkan dapat mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan secara matang, mulai dari teknis pelaksanaan hingga koordinasi peserta.
Dengan persiapan yang baik, pelaksanaan manasik RA nantinya diharapkan berlangsung tertib dan lancar serta menjadi pengalaman edukatif yang menarik bagi peserta didik.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Kemenag Kerinci dalam memperkuat pendidikan keagamaan sejak usia dini melalui kegiatan yang edukatif, kreatif, dan menyenangkan.(Humas)















