SUNGAI PENUH, Porosjambimedia.com– RSU MHA Thalib terus melakukan peningkatan layanan hemodialisa atau cuci darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci yang mengalami gagal ginjal.
Direktur RSU MHA Thalib, dr. Rofi Irman mengatakan saat ini rumah sakit mengoperasikan sekitar enam mesin cuci darah dengan sistem pelayanan dua shift setiap hari kerja, mulai pagi hingga sore hari.
Namun, tingginya jumlah pasien gagal ginjal membuat kapasitas pelayanan yang tersedia belum mampu menampung seluruh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, peningkatan pasien hemodialisa terjadi cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.
Akibat keterbatasan fasilitas tersebut, sebagian pasien terpaksa menjalani terapi cuci darah di luar daerah seperti Padang Aro, Kota Padang hingga Muaro Bungo demi memperoleh jadwal pelayanan yang tersedia.
Kondisi itu dinilai cukup memberatkan pasien dan keluarga karena terapi cuci darah harus dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga membutuhkan biaya dan tenaga tambahan untuk perjalanan keluar daerah.
Pihak rumah sakit mengaku memahami kesulitan yang dihadapi pasien. Karena itu, manajemen RSU MHA Thalib mulai melakukan berbagai langkah pembenahan guna meningkatkan kapasitas pelayanan hemodialisa di daerah.
Selain keterbatasan mesin, rumah sakit juga menghadapi kekurangan tenaga kesehatan khusus layanan hemodialisa. Penambahan sumber daya manusia medis kini menjadi salah satu fokus utama agar pelayanan dapat berjalan lebih maksimal.
Manajemen rumah sakit saat ini tengah menyusun rencana penambahan fasilitas dan tenaga medis secara bertahap. Langkah tersebut dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat Sungai Penuh dan Kerinci yang terus meningkat setiap tahunnya.
Dr. Rofi Irman menegaskan pengembangan layanan cuci darah menjadi prioritas penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSU MHA Thalib Sungai Penuh.
Ke depan, rumah sakit menargetkan seluruh pasien gagal ginjal dari Sungai Penuh dan Kerinci dapat memperoleh layanan cuci darah di daerah sendiri tanpa harus dirujuk keluar daerah.
Melalui penambahan mesin dan tenaga medis, RSU MHA Thalib berharap pelayanan hemodialisa dapat berjalan lebih optimal, cepat, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Hst(















