Industri Hulu Migas Dorong Ekonomi Daerah, PetroChina Kontribusi Terbanyak Untuk Jambi

- Redaksi

Senin, 20 April 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com  – Industri hulu minyak dan gas bumi (migas) terus menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai kontribusi langsung maupun tidak langsung. Salah satu bentuk kontribusi nyata tersebut tercermin dari aliran Dana Bagi Hasil (DBH) migas serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor migas yang menjadi sumber penting pendapatan daerah.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pertamina, Rinto Pudyantoro menjelaskan keberadaan industri hulu migas memiliki dampak ekonomi yang luas dan berlapis, khususnya melalui mekanisme penerimaan negara dan daerah.

“Kontribusi hulu migas terhadap daerah dapat dilihat secara langsung dari Dana Bagi Hasil (DBH) migas dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) migas. Ini adalah bentuk nyata penerimaan yang langsung masuk ke kas daerah dan menjadi bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” ujarnya di Jakarta, Kamis (2/4/2026).

Menurutnya, DBH migas merupakan bagian dari penerimaan negara yang dibagikan kembali kepada daerah penghasil, sementara PBB migas menjadi salah satu komponen pajak terbesar yang juga memberikan kontribusi signifikan bagi daerah. Bahkan secara nasional, kontribusi PBB sektor migas mencapai porsi yang sangat besar dalam struktur penerimaan PBB.

Baca Juga :  Jadwal Resmi MPL Indonesia Season 17 Dirilis, Regular Season Dimulai 27 Maret 2026

“Dalam konteks nasional, sektor migas menyumbang sekitar setengah dari total penerimaan PBB. Yang menarik, sebagian besar dari penerimaan tersebut, yakni sekitar 98 persen, didistribusikan kembali ke daerah. Artinya, manfaat ekonomi sektor migas sangat besar bagi daerah penghasil,” tambahnya.

Di tingkat daerah, kontribusi tersebut juga terlihat nyata. Di Kabupaten Tanjung Jabung, Provinsi Jambi, misalnya, aktivitas operasional PetroChina International Jabung Ltd memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan daerah.

Berdasarkan Data Kemenkeu Tahun 2025, kontribusi dari sektor ini mencapai sekitar Rp698 miliar melalui Dana Bagi Hasil migas, serta sekitar Rp280 miliar dari Pajak Bumi dan Bangunan sektor migas.

Kontribusi tersebut menjadi yang terbesar diantara kabupaten dan kota lainya di Provinsi Jambi. Selain itu, kontribusi ini juga menjadi salah satu sumber penting dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk pembiayaan infrastruktur, layanan pendidikan, kesehatan, serta berbagai program peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Sisa Makanan Tahun Baru Bisa Berbahaya, Dokter Ungkap Cara Penyimpanan yang Aman

Lebih lanjut, Rinto menekankan dampak industri hulu migas tidak hanya berhenti pada penerimaan langsung, tetapi juga memiliki efek berganda (multiplier effect) yang jauh lebih besar terhadap perekonomian.

“Seringkali kita hanya melihat dari sisi penerimaan negara atau daerah, padahal itu baru sebagian kecil dari keseluruhan dampak. Aktivitas hulu migas menciptakan efek berantai, mulai dari penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi lokal, hingga dukungan terhadap sektor lain seperti listrik dan industri,” ungkapnya.

Dengan kontribusi yang terus berlanjut, industri hulu migas diharapkan tetap menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah. Ke depan, penguatan sinergi antara pemerintah, daerah, dan pelaku industri menjadi kunci untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi sektor ini secara berkelanjutan.

Berita Terkait

Ketegangan Global Dorong Lonjakan Harga Emas Dunia dan Domestik
Panduan Lengkap Mengaktifkan Dana Cicil di Aplikasi DANA, Ini Syarat dan Cara Mudahnya
Harga Emas Antam Anjlok Tajam, Turun Rp 183 Ribu per Gram Hari Ini
Gaya Hidup Frugal Living, Cara Cerdas Mengatur Keuangan agar Tidak Boncos
Mengenal Strategi Menabung 50-30-20, Cara Cerdas Atur Keuangan agar Tetap Stabil
Pantang Gengsi di Usia Muda, Pelajar Banyuwangi Rela Bangun Dini Hari Demi Jualan Risol
Berikut 10 kebiasaan frugal living yang relevan diterapkan pada 2026
KUR BRI 2026 Siap Diluncurkan, UMKM Berpeluang Dapat Pembiayaan Murah hingga Rp500 Juta 
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB