KERINCI, Porosjambimedia.com – Pengemudi mobil program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Danil, memberikan penjelasan terkait kabar yang viral soal insiden di depan PLN Koto Lolo, Kabupaten Kerinci. Ia memastikan informasi yang menyebut kendaraan MBG terbakar hingga hangus tidak benar.
Menurut Danil, kejadian bermula saat dirinya hendak membeli tabung gas dari sebuah truk yang melintas dari arah Jambi menuju Kerinci. Saat transaksi berlangsung di tepi jalan, tali pengikat muatan gas di atas truk tiba-tiba terlepas.
Kondisi tersebut menyebabkan salah satu tabung gas terjatuh ke aspal dan menimbulkan gesekan keras. Dari gesekan itu muncul percikan api yang memicu ledakan kecil. Api sempat menyala dalam waktu singkat, sekitar 10 detik, sebelum akhirnya padam dengan sendirinya.
Dalam insiden tersebut, Danil sempat terkena sambaran api pada bagian wajah dan tangan. Meski begitu, ia memastikan kondisinya tidak serius dan hanya mengalami luka bakar ringan.
Ia menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak ada kaitannya dengan kebakaran kendaraan. “Tidak ada mobil MBG yang terbakar. Ini murni karena tabung gas jatuh dan bergesekan dengan aspal hingga memicu api,” jelasnya.
Danil juga membantah tuduhan yang menyebut mobil miliknya digunakan untuk aktivitas ilegal, seperti pengangkutan gas subsidi 3 kilogram. Ia memastikan kendaraan tersebut tetap dalam kondisi baik dan saat ini berada di kediamannya di Sulak Mukai.
Sebagai bentuk transparansi, ia membuka kesempatan kepada masyarakat maupun pihak terkait untuk datang langsung melihat kondisi kendaraan tersebut guna menghindari kesalahpahaman.
Selain dirinya, terdapat korban lain yang turut terkena percikan api dalam kejadian tersebut. Namun untuk sementara, para korban menjalani pengobatan secara mandiri dengan biaya masing-masing.















