Tips Lebih Sehat Mengonsumsi Mi Instan saat Terlambat Bangun Sahur

- Redaksi

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.comSahur menjadi waktu makan penting bagi umat Muslim sebelum menjalankan ibadah puasa. Namun tidak sedikit orang yang bangun terlalu mepet dengan waktu imsak sehingga memilih makanan praktis dan cepat disiapkan. Salah satu pilihan yang sering dikonsumsi adalah mi instan.

Mi instan memang mudah dimasak dan mengenyangkan, tetapi para ahli kesehatan mengingatkan bahwa makanan ini sebaiknya tidak dijadikan menu utama saat sahur. Kandungan nutrisinya cenderung tidak seimbang karena rendah serat dan protein, namun tinggi lemak serta garam.

Dokter spesialis penyakit dalam dr Yunita Indah Dewi menjelaskan bahwa konsumsi mi instan saat sahur kurang dianjurkan, terutama bagi orang yang memiliki masalah asam lambung. Kandungan tertentu dalam mi instan dapat memicu kambuhnya keluhan lambung saat menjalankan puasa.

Selain itu, mi instan juga memiliki kalori yang cukup tinggi. Jika terlalu sering dikonsumsi selama bulan puasa, hal ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru 2026, Akses Jembatan Ampera Palembang Ditutup Sementara

Ahli gizi dr Johanes C Chandrawinata menambahkan bahwa mi instan juga memiliki kadar garam yang cukup tinggi. Asupan garam berlebih dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi selama berpuasa.

Meski begitu, sahur dengan mi instan tidak sepenuhnya dilarang jika memang tidak ada pilihan lain. Agar lebih sehat, mi instan sebaiknya dikombinasikan dengan bahan makanan lain yang lebih bernutrisi.

Salah satu cara yang disarankan adalah dengan menambahkan sayuran seperti sawi, wortel, atau kol agar kandungan serat meningkat. Selain itu, tambahkan juga sumber protein seperti telur atau daging tanpa lemak supaya kebutuhan nutrisi lebih seimbang.

Dokter juga menyarankan untuk mengurangi penggunaan minyak serta bumbu yang terlalu banyak agar kadar lemak dan garam tidak terlalu tinggi.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Berlakukan Pemutihan Tunggakan bagi Peserta Tidak Mampu

Alternatif lain yang bisa dilakukan adalah mencampurkan mi instan dengan mi shirataki. Mi jenis ini terbuat dari ubi konjak yang dikenal sangat rendah kalori, rendah karbohidrat, dan bebas gluten sehingga lebih ringan bagi tubuh.

Dengan mengurangi porsi mi instan serta menambahkan bahan makanan lain yang lebih sehat, sahur tetap dapat memenuhi kebutuhan gizi meskipun disiapkan dalam waktu singkat. (khy)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB