DPRD Jambi Desak Penghentian Sementara Truk Batu Bara Jelang Mudik Lebaran

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jambi, Porosjambimedia.com – Menjelang arus mudik Idulfitri, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi meminta pemerintah daerah mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara operasional truk angkutan batu bara serta kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) di jalan lintas.

Permintaan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, yang menilai keberadaan truk bertonase besar di jalur umum berpotensi memperparah kemacetan saat masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik.

“Menjelang arus mudik Lebaran, kami meminta pemerintah daerah menghentikan sementara aktivitas truk batu bara di jalan lintas. Hal ini penting agar masyarakat yang melakukan perjalanan bisa merasa lebih aman dan nyaman,” kata Ivan, Minggu (8/3/2026).

Selama ini, kemacetan panjang kerap terjadi di jalan lintas nasional yang melintasi Kabupaten Batang Hari. Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya volume truk batu bara yang melintas, sementara kapasitas jalan dinilai tidak memadai untuk menampung lalu lintas kendaraan besar secara bersamaan.

Ivan menilai aktivitas angkutan batu bara di jalan umum masih menjadi salah satu faktor utama tersendatnya arus lalu lintas di sejumlah titik strategis di Provinsi Jambi. Jika tidak segera diatasi, situasi ini dikhawatirkan akan memperparah kepadatan kendaraan saat puncak mudik Lebaran.

Baca Juga :  Pantau Jalan puncak - Pj Bupati Kerinci Asraf : Jalan puncak Sudah Bisa Dilewati

Ia juga menyoroti kemacetan yang sering terjadi pada malam hari di kawasan Batang Hari akibat dominasi kendaraan angkutan batu bara dan truk ODOL yang melintas di jalur tersebut.

Menurut Ivan, kondisi ini juga menjadi bukti belum optimalnya pembangunan tiga ruas jalan khusus batu bara yang sebelumnya telah dilakukan peletakan batu pertama. DPRD menilai lambannya pembangunan infrastruktur tersebut membuat masyarakat terus menanggung dampak aktivitas tambang.

“Jangan sampai masyarakat Jambi terus menjadi korban dari aktivitas ekonomi tambang tanpa adanya solusi infrastruktur yang nyata. Jalan khusus batu bara yang dijanjikan hingga kini belum juga selesai,” ujarnya.

DPRD juga berencana melakukan evaluasi terhadap izin pertambangan apabila komitmen pembangunan jalan khusus tidak dipenuhi. Bahkan, pihaknya membuka kemungkinan merekomendasikan pencabutan atau pembekuan izin produksi kepada pemerintah pusat.

“Kami akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD lainnya untuk memanggil para pemegang izin tambang serta pengembang jalan khusus. Jika komitmen tidak dipenuhi, kami akan merekomendasikan pencabutan atau pembekuan izin produksi mereka,” tegasnya.

Selain itu, Ivan juga meminta aparat kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk menindak tegas kendaraan yang melanggar aturan di lapangan. Truk yang melanggar jam operasional atau melebihi kapasitas muatan diminta untuk langsung dihentikan operasinya.

Baca Juga :  Timsatgas tanggap darurat kerinci bergerak cepat tinjau lokasi banjir bandang di semumu

Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terutama menjelang momen mudik Lebaran yang selalu diiringi peningkatan volume kendaraan.

Setiap tahun, keluhan masyarakat terkait kemacetan akibat truk batu bara terus muncul. Selain menyebabkan antrean panjang, kendaraan bertonase besar juga dinilai meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas serta menimbulkan debu dan kerusakan jalan.

Karena itu, DPRD kembali mendorong pemerintah provinsi untuk mengambil kebijakan tegas dengan membatasi bahkan menghentikan sementara operasional truk batu bara di jalur utama yang menjadi akses perjalanan masyarakat selama musim mudik.

“Kami ingin masyarakat yang pulang kampung dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman. Oleh sebab itu, kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik harus segera diambil,” pungkasnya. (Sfw)

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB