Komisi X DPR Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tidak Mengurangi Anggaran Pendidikan

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com -Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memastikan program Makan Bergizi Gratis tidak mengurangi alokasi anggaran kementerian di sektor pendidikan. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto justru menambah anggaran pendidikan melalui skema Anggaran Belanja Tambahan dengan fokus pada peningkatan sarana dan prasarana, mutu pembelajaran, serta kesejahteraan guru.

Menurutnya, dalam sejumlah rapat kerja antara Komisi X DPR RI dan kementerian terkait pendidikan, ditegaskan bahwa anggaran pelaksanaan Makan Bergizi Gratis terpisah dari anggaran utama pendidikan. Meski dalam postur APBN program tersebut tercantum dalam komponen pendidikan, tujuan utamanya dinilai untuk mendukung kepentingan pendidikan nasional, termasuk penguatan karakter siswa melalui asupan makanan bergizi dan berkualitas.

Baca Juga :  Kemenbud Anugerahkan Apresiasi Desa Budaya 2025 kepada Lima Desa Inspiratif Nusantara

Legislator Fraksi PKB itu menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya memajukan pendidikan nasional. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai pekerjaan rumah utama pemerintah dan berharap komitmen presiden dalam hal tersebut benar-benar menjadi prioritas.

Selain itu, ia menyinggung adanya penambahan anggaran bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp 181 triliun, serta tambahan untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Kementerian Kebudayaan.

Baca Juga :  PBNU Pastikan Kelompok Pelapor Pandji Tidak Mewakili Struktur Nahdlatul Ulama

Ia meminta publik tidak salah persepsi karena berdasarkan hasil pendalaman dan koordinasi dengan kementerian terkait, kehadiran program Makan Bergizi Gratis tidak mengganggu anggaran pendidikan, bahkan memperkuat postur pembiayaan sektor tersebut. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB