Jakarta, Porosjambimedia.com -Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memastikan program Makan Bergizi Gratis tidak mengurangi alokasi anggaran kementerian di sektor pendidikan. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto justru menambah anggaran pendidikan melalui skema Anggaran Belanja Tambahan dengan fokus pada peningkatan sarana dan prasarana, mutu pembelajaran, serta kesejahteraan guru.
Menurutnya, dalam sejumlah rapat kerja antara Komisi X DPR RI dan kementerian terkait pendidikan, ditegaskan bahwa anggaran pelaksanaan Makan Bergizi Gratis terpisah dari anggaran utama pendidikan. Meski dalam postur APBN program tersebut tercantum dalam komponen pendidikan, tujuan utamanya dinilai untuk mendukung kepentingan pendidikan nasional, termasuk penguatan karakter siswa melalui asupan makanan bergizi dan berkualitas.
Legislator Fraksi PKB itu menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut karena dinilai sejalan dengan upaya memajukan pendidikan nasional. Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru sebagai pekerjaan rumah utama pemerintah dan berharap komitmen presiden dalam hal tersebut benar-benar menjadi prioritas.
Selain itu, ia menyinggung adanya penambahan anggaran bagi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebesar Rp 181 triliun, serta tambahan untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dan Kementerian Kebudayaan.
Ia meminta publik tidak salah persepsi karena berdasarkan hasil pendalaman dan koordinasi dengan kementerian terkait, kehadiran program Makan Bergizi Gratis tidak mengganggu anggaran pendidikan, bahkan memperkuat postur pembiayaan sektor tersebut. (Khy)















