Tedjowulan Sebut Penetapan Pakubuwono XIV Keraton Solo Belum Final

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solo, Porosjambimedia.com – Pelaksana Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan, menegaskan bahwa hingga kini belum ada Raja Keraton Solo atau Pakubuwono XIV yang ditetapkan secara definitif. Ia menyatakan keputusan mengenai siapa yang akan menjadi raja sepenuhnya berada di tangannya.

Menurut Tedjowulan, meskipun KGPH Purbaya telah mengganti nama di KTP menjadi Sri Susuhunan Pakubuwono XIV, hal tersebut belum berarti adanya pengesahan resmi dari internal keraton. Ia menilai proses suksesi masih berjalan dan belum mencapai titik akhir.

Tedjowulan mengaku telah menjalin komunikasi secara personal dengan sejumlah tokoh penting di lingkungan keraton, termasuk Mangkubumi, Hangabehi, dan Purbaya. Namun hingga saat ini belum tercapai kesepakatan bersama terkait penentuan penerus tahta.

Baca Juga :  Pemesanan Dibuka Hari Ini, Ini Panduan Lengkap Jadwal Kereta Api Mudik Lebaran 2026

Situasi di internal Keraton Solo masih diwarnai dualisme kepemimpinan. Dua putra PB XIII sama-sama menyatakan diri sebagai penerus. Di satu sisi terdapat PB XIV Mangkubumi yang didukung Lembaga Dewan Adat serta Kementerian Kebudayaan. Di sisi lain, PB XIV Purbaya telah mengesahkan perubahan namanya melalui putusan Pengadilan Negeri Solo nomor 178/Pdt.P/2025/PN Skt.

Perubahan nama tersebut diproses melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Solo dari KGPH Purbaya menjadi Pakubuwono Empat Belas.

Baca Juga :  Al Haris Resmi Buka Liga Nasional Urawa VI 2026, Jadi Ajang Silaturahmi Perantau Minang

Tedjowulan juga menyampaikan bahwa seorang Raja atau Kanjeng Susuhunan harus memenuhi kriteria khusus. Ia menekankan bahwa pemimpin keraton idealnya merupakan perpaduan antara ulama dan umara, yakni memiliki kapasitas spiritual sekaligus kemampuan memimpin pemerintahan. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB