Beijing, Porosjambimedia.com – Sebuah ledakan hebat mengguncang sebuah toko kembang api di Distrik Donghai, Provinsi Jiangsu, China bagian timur. Insiden tersebut menyebabkan sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka ringan akibat kebakaran yang dipicu ledakan tersebut.
Seperti dilansir AFP, Senin (16/2/2026), Peristiwa ledakan itu terjadi pada Minggu (15/2/2026) sekitar pukul 14.30 waktu setempat. Ledakan berasal dari sebuah toko kembang api di wilayah pedesaan Donghai dan langsung memicu kobaran api yang membahayakan warga sekitar.
Menurut pernyataan otoritas setempat, ledakan diduga dipicu oleh pembuangan kembang api yang tidak tepat oleh satu atau lebih warga desa. Kesalahan penanganan tersebut memicu reaksi berantai yang berujung ledakan dan kebakaran besar.
Tim gabungan dari petugas pemadam kebakaran, penanggulangan darurat, aparat keamanan, dan tenaga medis segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban dan memadamkan api. Kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 16.00 waktu setempat.
Otoritas distrik Donghai mengonfirmasi jumlah korban tewas mencapai delapan orang, sementara dua korban lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Sejumlah pihak yang diduga bertanggung jawab juga telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kementerian Penanggulangan Darurat China mengingatkan bahwa negara tersebut sedang memasuki periode puncak penggunaan kembang api menjelang perayaan Tahun Baru Imlek. Warga diminta untuk mematuhi aturan keselamatan dan menghindari tindakan berbahaya, seperti menyalakan kembang api secara sembarangan atau merokok di dekat bahan mudah terbakar.
Selain itu, pemerintah juga telah mengeluarkan peringatan kepada perusahaan dan distributor kembang api di seluruh China agar melakukan inspeksi keselamatan secara menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang. (Dta)















