Balita 4 Tahun Hanyut di Kali Sumur Wangi Bogor, Ditemukan Meninggal 500 Meter dari Lokasi

- Redaksi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 00:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Porosjambimedia.com — Seorang balita berinisial MSA (4) meninggal dunia setelah terbawa arus Kali Sumur Wangi di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat korban bermain di pinggir kali bersama sang kakak.

Kapolsek Tanah Sareal, Kompol Doddy Rosjadi, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada Kamis (12/2/2026). Saat itu, korban diduga terpeleset hingga terjatuh ke aliran kali yang arusnya sedang deras.

“Korban terbawa arus kali kecil di wilayah Sumur Wangi, Kecamatan Tanah Sareal. Ia hanyut sejauh kurang lebih 500 meter dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujar Doddy, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  Tumenggung Joni Bongkar Kronologi Orang Rimba Tertipu Sindikat Penculik Bilqis

Menurut keterangan, korban tengah bermain di sekitar aliran sungai kecil ketika insiden terjadi. Diduga karena kondisi permukaan yang licin dan arus air yang cukup kuat, korban kehilangan keseimbangan lalu tercebur ke dalam kali

Pihak keluarga bersama warga sekitar sempat melakukan pencarian setelah mengetahui korban hanyut. Setelah dilakukan penyisiran, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tersangkut di area bendungan sekitar 500 meter dari titik awal jatuh.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan melalui Bhabinkamtibmas setempat. Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan memberikan pendampingan kepada keluarga korban.

Baca Juga :  Akhirnya 4 Tersangka Pengerusakan TPS di Pilkada Sungai Penuh Menyerahkan diri

Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat bermain di sekitar aliran sungai atau lokasi yang berpotensi membahayakan. (Dla)

Berita Terkait

Hujan Deras Disertai Petir, Petani di Pinggir Air Sungai Penuh Meninggal di Sawah
Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Perkuat Patroli di Londrang Muaro Jambi
Hotman Paris Apresiasi Penanganan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus, Soroti Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Kebakaran Hebat Landa Rumah Orang tua Mantan PJ.Bupati Asraf hingga Merambat kerumahnya.
Laporan ITE Berbulan-Bulan Jalan di Tempat, Arya Candra: Jangan Biarkan Pencari Keadilan Digantung Tanpa Kepastian
Perkara MDR Mulai Disidangkan, Tim Hukum Soroti Proses Penyidikan dan Bukti DNA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB