Badai Bertubi-tubi Guncang Portugal, Mendagri Pilih Mundur di Tengah Kritik Tajam

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA , Porosjambimedia.com– Tekanan politik akibat bencana cuaca ekstrem memaksa Menteri Dalam Negeri Portugal, Maria Lucia Amara, meletakkan jabatannya. Keputusan itu diambil setelah pemerintah menuai kritik keras atas penanganan banjir dan badai hebat yang melanda negara tersebut dalam beberapa pekan terakhir.

Dalam pernyataan resmi kepresidenan Portugal yang dirilis Selasa malam waktu setempat, Amaral menyatakan dirinya tidak lagi memiliki kondisi pribadi maupun politik yang memadai untuk menjalankan tugasnya sebagai menteri.

Untuk sementara, jabatan tersebut akan dirangkap oleh Perdana Menteri Luis Montenegro yang berasal dari koalisi tengah-kanan.

Pemerintahan Montenegro sendiri mendapat sorotan tajam terkait respons terhadap dua badai besar yang datang beruntun, disertai hujan deras dan angin kencang. Sedikitnya tujuh orang dilaporkan meninggal dunia, sementara total kerugian ditaksir mencapai empat miliar euro.

Baca Juga :  Anggota DPD RI Elviana Kunjungi Para UMKM di Kerinci, Dorong Penguatan Ekonomi Perempuan

Oposisi menilai pengunduran diri tersebut sebagai bentuk kegagalan pemerintah dalam menangani situasi darurat nasional. Sekretaris Jenderal Partai Sosialis, Jose Luis Carneiro, menyebut langkah itu sebagai bukti bahwa pemerintah tidak sigap menghadapi krisis.

Portugal dalam beberapa tahun terakhir memang menghadapi pola cuaca yang semakin ekstrem, mulai dari hujan lebat berkepanjangan hingga gelombang panas intens. Para ilmuwan mengaitkan fenomena ini dengan dampak perubahan iklim akibat aktivitas manusia.

Negara itu masih dalam tahap pemulihan dari Badai Kristin yang menyebabkan puluhan ribu warga kehilangan pasokan listrik, ketika Badai Leonardo kembali menghantam pada awal pekan ini. Dalam peristiwa terbaru, satu orang dilaporkan meninggal dan sekitar 1.100 warga terpaksa dievakuasi.

Institut Meteorologi Nasional Portugal (IPMA) menetapkan status siaga oranye di sepanjang garis pantai akibat gelombang tinggi yang mencapai 13 meter. Sementara itu, delapan dari 18 distrik di daratan utama, khususnya wilayah tengah dan selatan, juga berada dalam status waspada.

Baca Juga :  Ribuan WNI di Kamboja Ajukan Pulang Usai Operasi Besar ygAnti-Scam

Otoritas Perlindungan Sipil Nasional menyebut sejumlah daerah aliran sungai berada dalam tekanan berat, termasuk Sungai Tagus di Lisbon dan Sungai Sado di wilayah selatan.

Kondisi ini memperpanjang daftar tantangan yang dihadapi Portugal dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB