NANCHONG, Porosjambimedia.com – China memperpanjang semarak perayaan Tahun Baru Imlek 2026 dengan mengundang wisatawan internasional menikmati Festival Musim Semi di Langzhong Ancient City, kota bersejarah di Nanchong, Provinsi Sichuan, yang dikenal luas sebagai Tempat Lahir Festival Musim Semi.
Kepastian tersebut diumumkan dalam konferensi pers Festival Musim Semi 2026 yang diselenggarakan Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sichuan pada 4 Februari 2026.
Pemerintah setempat menetapkan rangkaian perayaan berlangsung sejak hari kedelapan bulan ke-12 kalender lunar hingga hari ke-16 bulan pertama tahun berikutnya, atau setara 26 Januari–4 Maret 2026 dalam kalender Masehi.
Selama lebih dari satu bulan, kawasan kota tua Langzhong menghadirkan beragam agenda budaya yang dirancang untuk membawa pengunjung menyelami tradisi Imlek secara mendalam. Salah satu program unggulan adalah Pameran Gosokan Batu Tahun Baru Imlek, yang menampilkan prasasti batu berusia lebih dari 1.500 tahun dan menjadi saksi perkembangan awal peradaban China.
Wisatawan juga akan disambut parade ikonik “Orang Tua Festival Musim Semi”, tokoh simbolik yang berkeliling kota tua mengenakan busana tradisional, menyampaikan doa, berkah, dan ucapan selamat Tahun Baru Imlek kepada masyarakat.
Nuansa tradisi semakin kuat melalui Pasar Warisan Budaya Takbenda (ICH) yang menampilkan lebih dari 40 item budaya tingkat nasional dan provinsi. Pengunjung dapat berpartisipasi langsung dalam aktivitas tradisional seperti membuat wayang bayangan khas China dan seni gunting kertas dekorasi jendela Imlek.
Pertunjukan Ba Commandery Nuo Opera, salah satu warisan budaya takbenda Sichuan, turut menjadi magnet utama. Opera rakyat ini memadukan ritual kuno dengan seni pertunjukan, menciptakan suasana sakral dan mistis khas wilayah setempat.
Selain itu, New Year Grand Temple Fair akan memeriahkan festival dengan pertunjukan budaya, pameran tematik, hingga hiburan modern ramah keluarga, termasuk pertunjukan kolosal Legend of Langyuan, wisata air, dan pengalaman penerbangan rendah.
Status Langzhong sebagai Tempat Lahir Festival Musim Semi berakar dari sejarah tokoh astronom Dinasti Han Barat, Luo Xiahong. Di wilayah inilah ia menyusun Kalender Taichu, sistem kalender pertama yang memasukkan 24 istilah matahari dan menetapkan hari pertama bulan pertama kalender lunar sebagai awal tahun, cikal bakal perayaan Imlek.
Atas jasanya, Luo Xiahong dikenang sebagai “Orang Tua Festival Musim Semi”, sementara Langzhong menegaskan posisinya sebagai pusat penting budaya Imlek. Kini, kota kuno tersebut menyatakan kesiapan penuh menyambut wisatawan dunia dengan tradisi Imlek yang otentik, atmosfer sejarah yang kuat, serta keramahan masyarakat lokal sepanjang Festival Musim Semi 2026. (Dta)















