DK PBB Gelar Rapat Darurat Bahas Krisis Iran atas Desakan Amerika Serikat

- Redaksi

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan mengadakan pertemuan khusus untuk membahas perkembangan situasi terkini di Iran. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (15/1) sore waktu setempat setelah adanya permintaan resmi dari pemerintah Amerika Serikat.

Informasi mengenai rencana rapat ini disampaikan oleh juru bicara kepresidenan Somalia, negara yang tengah memegang giliran kepemimpinan DK PBB. Pertemuan itu disebut bertujuan untuk memperoleh pemaparan komprehensif terkait kondisi politik dan keamanan di Iran yang kian memanas.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran, terutama setelah gelombang demonstrasi besar mengguncang Iran dalam beberapa pekan terakhir. Pemerintah AS menilai situasi tersebut berpotensi mengganggu stabilitas regional sehingga perlu mendapat perhatian komunitas internasional.

Aksi unjuk rasa di Iran bermula pada 28 Desember di kawasan Grand Bazaar, Teheran. Para pedagang dan pemilik usaha turun ke jalan memprotes kondisi ekonomi yang terus memburuk, termasuk anjloknya nilai mata uang rial. Dalam waktu singkat, protes meluas ke berbagai kota dan berubah menjadi gerakan yang lebih besar menentang pemerintahan yang telah berkuasa sejak Revolusi 1979.

Baca Juga :  BGN dan Kemensos Sinkronkan Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas

Dalam perkembangan terbaru, sejumlah lembaga pemantau melaporkan tingginya angka korban jiwa akibat bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. Human Rights Activists News Agency (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat menyebut telah memverifikasi ribuan kematian, termasuk warga sipil, aparat, serta anak-anak di bawah umur.

Menurut data HRANA, total korban tewas mencapai lebih dari 2.500 orang sejak gelombang protes dimulai. Angka tersebut diperoleh melalui jaringan pelapor di lapangan yang melakukan verifikasi berlapis terhadap setiap informasi.

Sementara itu, seorang pejabat Iran yang tidak disebutkan identitasnya mengakui bahwa sekitar 2.000 orang meninggal dalam kerusuhan tersebut. Ia menuding kelompok “teroris” sebagai pihak yang bertanggung jawab atas banyaknya korban, baik dari kalangan warga maupun personel keamanan.

Baca Juga :  Ribuan Warga Serbia Peringati Setahun Tragedi Runtuhnya Atap Stasiun Novi Sad

Pengakuan tersebut menjadi pernyataan resmi pertama dari otoritas Iran terkait jumlah korban secara keseluruhan. Sebelumnya, pemerintah Teheran cenderung menutup rapat informasi dan menyebut aksi protes sebagai upaya destabilisasi yang didalangi pihak asing.

Pertemuan DK PBB nanti diperkirakan akan membahas kemungkinan langkah diplomatik untuk meredakan krisis, sekaligus mendorong perlindungan terhadap warga sipil di Iran. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB