Jakarta, Porosjambimedia.com— Perselisihan antara pesinetron Anrez Adelio dan Friceilda Prillea atau Icel terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual belum menemukan penyelesaian. Upaya komunikasi yang sempat dibuka untuk mencapai kesepakatan damai dilaporkan tidak membuahkan hasil.
Anrez Adelio menyampaikan bahwa pihak Friceilda memilih menempuh jalur hukum dan tidak menginginkan penyelesaian di luar proses tersebut. Ia menyatakan menghormati keputusan itu dan siap mengikuti tahapan hukum yang sedang berjalan.
Menurut Anrez, dalam komunikasi terakhir yang terjadi, Friceilda menegaskan tidak menuntut tanggung jawab dalam bentuk nafkah maupun rencana pernikahan. Fokus utama yang diinginkan adalah agar laporan dugaan kekerasan seksual tetap diproses sesuai ketentuan hukum.
Meski demikian, Anrez mengaku masih berharap ada ruang dialog, terutama berkaitan dengan kondisi kehamilan dan proses persalinan. Ia menyatakan keinginannya untuk memberikan pendampingan, namun menyadari bahwa hal tersebut tidak mendapatkan respons dari pihak pelapor.
Saat ini, Friceilda Prillea telah resmi melaporkan Anrez Adelio ke Polda Metro Jaya atas dugaan tindak pidana kekerasan seksual. Anrez sendiri mengaku masih menunggu panggilan dari penyidik untuk memberikan keterangan dari pihaknya.
Kasus ini masih dalam tahap penanganan aparat penegak hukum dan belum ada kesimpulan hukum yang ditetapkan. (Tin)















