Klaten, Porosjambimedia.com– Seorang nenek berusia 87 tahun berinisial Y, warga Dusun Lusah, Desa Gondangan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah sumur pada Sabtu pagi (31/1/2026). Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak sehari sebelumnya.
Kapolsek Jogonalan, AKP Suhardi, menjelaskan bahwa hilangnya korban pertama kali diketahui pada Jumat sore (30/1/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, anak korban datang ke rumah ibunya untuk mengajak tinggal bersamanya, namun rumah dalam keadaan kosong.
“Anak korban sempat menanyakan keberadaan ibunya kepada tetangga sekitar, tetapi tidak ada yang mengetahui,” ujar Suhardi.
Keesokan harinya, Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, warga berinisiatif memeriksa sumur yang berada di belakang rumah korban. Saat dilakukan pengecekan, warga melihat sesosok tubuh mengapung di dalam sumur tersebut dan segera melaporkannya ke pihak kepolisian.
Petugas dari Polsek Jogonalan bersama Damkar Klaten, BPBD, tim SAR, serta unsur Muspika kemudian melakukan proses evakuasi. Sumur tempat korban ditemukan memiliki diameter sekitar 1,2 meter dengan kedalaman antara 6 hingga 8 meter.
Wadanops SAR Klaten, Arfan, menyampaikan bahwa evakuasi dilakukan menggunakan teknik vertical rescue dengan menurunkan seorang rescuer ke dalam sumur untuk mengamankan posisi korban sebelum diangkat ke permukaan.
“Korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat dievakuasi. Diduga korban telah berada di dalam sumur sejak sehari sebelumnya,” jelas Arfan.
Hasil pemeriksaan awal oleh dokter Puskesmas Jogonalan menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan langsung membawa jenazah untuk dimakamkan. (Dla)















