Jakarta, Porosjambimedia.com – Menjaga kebugaran tubuh menjadi bagian penting dari rutinitas banyak figur publik, termasuk Lisa dari grup K-pop BLACKPINK. Selain dikenal sebagai penari berbakat, Lisa juga sering mendapat perhatian karena tampil energik dan sehat di atas panggung.
Dalam sebuah wawancara di podcast asal Thailand, Lisa membagikan kebiasaan sederhana yang ia terapkan dalam kesehariannya, yaitu mengatur porsi makan secara sadar. Ia mengaku menyukai berbagai jenis makanan, namun memilih untuk makan secukupnya dan berhenti saat merasa kenyang.
Lisa menjelaskan bahwa kebiasaan ini membantunya tetap nyaman beraktivitas tanpa merasa terlalu penuh atau lemas. Menurutnya, mendengarkan sinyal tubuh merupakan hal penting dalam menjaga keseimbangan antara asupan makanan dan kebutuhan energi.
Pendekatan ini sejalan dengan pandangan para ahli gizi. Ahli gizi klinis Dt Deepali Sharma menyebutkan bahwa mengontrol porsi makan bukan berarti membatasi makanan secara ekstrem, melainkan membantu tubuh mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami. Kebiasaan ini dapat mendukung pencernaan, menjaga energi tetap stabil, serta mengurangi kebiasaan makan berlebihan.
Selain itu, pengaturan porsi juga berperan dalam menjaga keseimbangan nutrisi. Dengan pola makan yang teratur dan seimbang, tubuh dapat memperoleh zat gizi yang dibutuhkan tanpa berlebihan, sehingga mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Dr Manjusha Agarwal, konsultan senior penyakit dalam, menambahkan bahwa kebiasaan makan yang teratur dan terkontrol dapat berdampak positif bagi kesehatan fisik dan mental dalam jangka panjang, terutama jika dibarengi dengan istirahat cukup dan aktivitas fisik yang sesuai.
Lisa juga mengungkapkan bahwa saat masih remaja dan menjalani masa pelatihan, ia pernah makan dalam jumlah sangat banyak tanpa memperhatikan porsi. Seiring waktu, ia belajar mengenali kebutuhan tubuhnya dan menyesuaikan pola makan agar tetap merasa sehat dan berenergi.
Kisah ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan bukan soal mengejar bentuk tubuh tertentu, melainkan tentang membangun kebiasaan hidup seimbang yang bisa diterapkan secara konsisten. (Dta)















