Jakarta, Porosjambimedia.com– reza arap kembali mendatangi makam kekasihnya, lula lahfah, yang berada di taman pemakaman umum rawa terate, cakung, jakarta timur, kamis 29 januari 2026. kehadiran reza arap di makam tersebut menjadi momen penuh emosi, sekaligus ruang bagi dirinya untuk mengenang sosok lula yang sangat berarti dalam hidupnya.
setelah melakukan ziarah, reza arap mengungkapkan bahwa semasa hidup, lula lahfah memiliki harapan besar terhadap perjalanan hidup dan kariernya. menurut reza, lula selalu mendorongnya untuk tidak berhenti berkembang, berani melangkah lebih jauh, dan terus mengeksplorasi potensi yang ia miliki.
reza arap mengatakan bahwa lula ingin melihat dirinya menjadi pribadi yang lebih maju dan berani dalam berkarya. dorongan tersebut, menurutnya, menjadi salah satu kekuatan yang kini terus ia pegang meskipun lula telah tiada. baginya, dukungan lula tidak hanya hadir sebagai pasangan, tetapi juga sebagai sosok yang selalu percaya pada kemampuannya.
ia juga menyampaikan bahwa lula memahami dan mendukung berbagai rencana yang selama ini dijalaninya, termasuk aktivitas streaming marathon yang dikenal dengan sebutan marapthon. reza memastikan bahwa rencana tersebut akan tetap berjalan sebagaimana mestinya, sebagai bentuk komitmen terhadap apa yang telah ia bangun selama ini.
dalam momen ziarah tersebut, reza arap terlihat menghabiskan waktu cukup lama di makam lula lahfah. ia tampak terdiam, menyampaikan isi hatinya, dan menumpahkan perasaan rindu serta kehilangan yang mendalam. meskipun kondisi area makam berlumpur akibat hujan, reza tetap menjalani ziarah tersebut tanpa mengeluh.
lula lahfah diketahui meninggal dunia pada jumat 23 januari 2026 dan kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta orang-orang terdekatnya. hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab meninggalnya lula lahfah dan akan memberikan keterangan lebih lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
bagi reza arap, kehadirannya di makam lula bukan hanya bentuk penghormatan terakhir, tetapi juga pengingat atas pesan dan impian sang kekasih yang ingin melihatnya terus melangkah maju dalam hidup. (Tin)















