Uji Forensik Buka Fakta Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com — Kepolisian mengungkap hasil pemeriksaan laboratorium forensik terkait temuan bercak darah di kamar apartemen Lula Lahfah di kawasan Jakarta Selatan. Dari hasil uji Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri, darah yang ditemukan pada seprai dan tisu dipastikan bukan darah segar.

Perwakilan Puslabfor Mabes Polri, Azhar Darlan, menjelaskan bahwa karakteristik bercak menunjukkan darah tersebut telah lama menempel dan tidak berkaitan dengan peristiwa kekerasan terbaru

“Untuk darah di seprai dan tisu itu kemungkinan darah lama,” ujar Azhar dalam konferensi pers di Polres Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).

Ia menambahkan, dari ciri yang diperiksa, bercak tersebut diduga merupakan darah menstruasi. “Kemungkinan yang bersangkutan sedang datang bulan. Dari tampilan dan kondisi, itu bukan darah baru,” jelasnya.

Sebelumnya, tim penyidik Satreskrim Polres Jakarta Selatan menyerahkan sejumlah barang bukti hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) ke Puslabfor. Di antaranya seprai putih dengan bercak, tisu dan kapas bekas yang diduga mengandung darah.

Baca Juga :  OJK: Kerugian Akibat Penipuan Digital di Indonesia Capai Rp7,8 Triliun dalam Setahun

Selain itu, penyidik juga mengamankan 16 barang bukti lain berupa empat botol liquid, delapan pods berbagai merek dan warna, satu tabung gas Whip Pink seberat 2.050 gram, serta satu kotak obat berwarna pink berisi enam strip dengan total 44 tablet.

Hasil uji forensik juga menemukan profil DNA Lula Lahfah pada tabung gas Whip Pink tersebut. Meski demikian, kepolisian menegaskan belum dapat memastikan apakah kandungan nitrous oxide (N2O) di dalam tabung itu berhubungan langsung dengan penyebab kematian.

Polda Metro Jaya menyatakan proses penyelidikan tidak dapat dilanjutkan ke tahap kesimpulan penyebab kematian karena tidak dilakukan autopsi. Keputusan tersebut diambil setelah pihak keluarga menolak tindakan otopsi terhadap jenazah.

Baca Juga :  Kolaborasi Polres dan Pemkab Kerinci Sukseskan Panen Raya Jagung.

“Kami tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian karena tidak dilakukan otopsi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Hermanto. Ia menambahkan, keluarga tidak memberikan izin karena tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.

Sebagai informasi, Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada 23 Januari 2026. Dalam proses penyelidikan, polisi telah meminta keterangan dari sedikitnya 15 orang saksi. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. (Sfw)

Berita Terkait

Hujan Deras Disertai Petir, Petani di Pinggir Air Sungai Penuh Meninggal di Sawah
Cegah Karhutla Meluas, TNI-Polri dan Tim Gabungan Perkuat Patroli di Londrang Muaro Jambi
Hotman Paris Apresiasi Penanganan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus, Soroti Komitmen Pemerintah Berantas Korupsi
Sidang MDR Memanas, Jaksa Ungkap Pengakuan Terdakwa, PH Minta Tes DNA
Dugaan Pungutan dalam Rekrutmen SPPG di Kerinci Tengah Jadi Sorotan, Masyarakat Minta Transparansi
Kebakaran Hebat Landa Rumah Orang tua Mantan PJ.Bupati Asraf hingga Merambat kerumahnya.
Laporan ITE Berbulan-Bulan Jalan di Tempat, Arya Candra: Jangan Biarkan Pencari Keadilan Digantung Tanpa Kepastian
Perkara MDR Mulai Disidangkan, Tim Hukum Soroti Proses Penyidikan dan Bukti DNA
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB