Bahas Pemanfaatan Aset Negara, Menteri PKP Temui KPK Soal Rencana Rusun di Eks Lahan Meikarta

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membahas rencana pemanfaatan lahan eks proyek Meikarta. Lahan tersebut direncanakan akan digunakan sebagai lokasi pembangunan rumah susun bersubsidi.

Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Rabu pagi. Ia hadir bersama sejumlah pejabat dari Kementerian PKP. Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah koordinasi dan konsultasi agar rencana pembangunan berjalan sesuai dengan ketentuan hukum.

Saat tiba di lokasi, Ara belum memberikan penjelasan detail kepada awak media. Ia menyampaikan bahwa keterangan resmi baru akan disampaikan setelah pertemuan dengan pihak KPK selesai dilakukan.

Baca Juga :  Kejagung : Suami Sandra Dewi, Harvey Dijerat Pasal Pencucian Uang Kasus Timah

Berdasarkan informasi yang beredar, Ara dijadwalkan bertemu dengan Wakil Ketua KPK Johanis Tanak dalam sebuah pertemuan tertutup di ruang rapat utama KPK.

Lahan Meikarta sendiri diketahui merupakan aset yang kini berada di bawah penguasaan negara setelah sebelumnya terseret dalam kasus korupsi perizinan. Kasus tersebut bermula dari praktik suap yang melibatkan pejabat Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait proyek pembangunan kawasan hunian skala besar oleh pihak pengembang.

Pada 2018, KPK mengungkap kasus tersebut melalui operasi tangkap tangan yang berujung pada penetapan sejumlah tersangka, termasuk mantan Bupati Bekasi. Sejak saat itu, proyek Meikarta terhenti dan sebagian asetnya menjadi barang rampasan negara.

Baca Juga :  JK Kunjungi Korban Banjir di Kerinci

Pemerintah kini berupaya memanfaatkan lahan tersebut untuk kepentingan publik, salah satunya melalui pembangunan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB