MenPAN-RB Dorong Pemulihan Layanan Publik Pascabencana Lewat Penguatan Tata Kelola Pemerintahan

- Redaksi

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menegaskan komitmennya dalam mempercepat pemulihan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah terdampak bencana. Upaya ini dilakukan melalui penguatan tata kelola birokrasi yang adaptif, terpadu, dan berkelanjutan.

Menteri PAN-RB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemulihan layanan pemerintahan difokuskan pada pengaktifan kembali fungsi birokrasi melalui koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.

Selain itu, dilakukan penyesuaian standar pelayanan agar aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan optimal, termasuk penyelamatan arsip negara yang terdampak bencana.

“Pemerintah memastikan layanan publik tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat. Fokus kami mencakup keberlangsungan tata kelola pemerintahan, perlindungan ASN, penerapan sistem kerja fleksibel, integrasi layanan digital, serta penyelamatan arsip sebagai fondasi keberlanjutan birokrasi,” ujar Rini dalam keterangan tertulis, Selasa (20/1/2026).

Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI, KemenPAN-RB menegaskan bahwa langkah pemulihan tidak bersifat sementara. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan pascarehabilitasi untuk membangun sistem pemerintahan yang lebih tangguh dan siap menghadapi bencana di masa depan.

Baca Juga :  Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman, Warga Diminta Tetap Tenang Jelang Ramadan

Melalui sinergi antarlembaga, pemerintah pusat berkomitmen mendampingi pemerintah daerah hingga seluruh fungsi pelayanan publik pulih sepenuhnya. KemenPAN-RB juga aktif memetakan kondisi ASN di wilayah terdampak guna memastikan distribusi beban kerja tetap seimbang.

“Sistem kerja fleksibel, termasuk relokasi sementara ASN ke instansi terdekat, diterapkan agar tidak terjadi kekosongan layanan kepada masyarakat,” jelas Rini.

Transformasi digital menjadi tulang punggung pelayanan publik selama masa darurat. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk menjamin hak-hak ASN tetap terpenuhi, sekaligus menjaga produktivitas melalui mekanisme kerja yang adaptif.

Dalam pelaksanaannya, KemenPAN-RB berkolaborasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Lembaga Administrasi Negara (LAN), serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) guna memastikan penanganan ASN dan tata kelola pemerintahan pascabencana berjalan efektif.

“Prinsip utama pemerintah adalah tetap berfungsi dan melayani masyarakat dalam kondisi apa pun. Oleh karena itu, pendekatan yang kami gunakan adalah people first, cepat, patuh hukum, dan akuntabel,” tegas Rini.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima menekankan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas pembangunan fisik, tetapi juga memastikan pelayanan publik tetap hadir di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Kepala MTsN 2 Kerinci Tekankan Teladan dan Tanggung Jawab bagi Pengurus Organisasi yang Baru Dilantik

“Korban bencana tidak boleh terbebani oleh birokrasi yang berbelit. ASN harus tetap hadir sebagai wajah negara di daerah terdampak,” kata Aria.

Sebagai informasi, pemerintah saat ini mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat melalui pembentukan Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026.

Dalam struktur satgas tersebut, MenPAN-RB ditunjuk sebagai Koordinator Bidang Tata Kelola Pemerintahan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri. Satgas bertugas memastikan pemulihan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik berjalan terarah, terukur, serta dilaporkan secara berkala kepada Presiden. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB