KERINCI, Porosjambimedia.com – Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital dengan menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) serta Pengelolaan Arsip Dinamis melalui Aplikasi SRIKANDI.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kerinci, H. Murison, S.Pd, S.Sos, M.Si, Rabu (17/12/2025), di Aula Kantor Bupati Kerinci, Bukit Tengah, Siulak.
Sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kerinci tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh perangkat daerah akan pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan terintegrasi sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan transformasi digital pemerintahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kerinci menegaskan bahwa arsip memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Arsip bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi memori organisasi, sumber data resmi, dasar pengambilan kebijakan, alat bukti hukum, serta indikator akuntabilitas kinerja pemerintah.
“Tidak mungkin mewujudkan pemerintahan yang profesional dan transparan tanpa pengelolaan arsip yang tertib dan berkelanjutan,” tegas Murison.
Ia mengakui bahwa hingga saat ini masih terdapat berbagai tantangan dalam pengelolaan arsip daerah, mulai dari keterbatasan sumber daya manusia kearsipan, sarana dan prasarana yang belum optimal, hingga budaya kerja yang belum sepenuhnya berbasis digital.
Oleh karena itu, GNSTA dinilai sebagai momentum penting untuk membangun komitmen bersama bahwa tertib arsip merupakan tanggung jawab seluruh perangkat daerah.
Lebih lanjut, Murison menyampaikan bahwa penerapan Aplikasi SRIKANDI sebagai Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi Nasional menjadi langkah strategis dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aplikasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi administrasi, mempercepat pelayanan, menjamin keamanan arsip, serta memudahkan penelusuran dokumen secara akurat dan akuntabel.
“Dengan SRIKANDI, setiap proses administrasi terdokumentasi dengan baik. Tidak ada lagi arsip yang tercecer, sulit ditemukan, atau tidak dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kerinci, Hermudin, S.Pd, M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem kearsipan yang profesional dan modern.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah memiliki pemahaman yang sama tentang pentingnya pengelolaan arsip dan mampu mengimplementasikan arsip dinamis secara tertib melalui aplikasi SRIKANDI,” kata Hermudin.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pembinaan, pendampingan teknis, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia kearsipan agar tata kelola arsip di Kabupaten Kerinci semakin rapi, aman, dan sesuai standar nasional.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Silpia, S.Pd, Arsiparis Ahli Muda dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi, yang memaparkan materi tentang Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip serta teknis pengelolaan arsip dinamis berbasis aplikasi SRIKANDI.
Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan ditutup dengan penandatanganan pernyataan dukungan GNSTA oleh Wakil Bupati Kerinci, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, serta camat se-Kabupaten Kerinci. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (Hst)
Editor : Hesty















