Porosjambimedia.com – Ceker ayam menjadi salah satu bahan makanan favorit di Indonesia karena teksturnya yang kenyal dan rasanya yang gurih. Meski demikian, tidak sedikit orang yang gagal mengolah ceker ayam karena hasilnya berlendir, amis, atau keras saat disantap.
Padahal, dengan teknik pengolahan yang tepat, ceker ayam bisa menjadi sangat empuk, bersih, dan nikmat. Mulai dari campuran soto, topping mi ayam, hingga sajian pedas seperti ceker mercon, kunci kelezatannya terletak pada proses pembersihan dan perebusan.
Agar hasil masakan maksimal, berikut tips jitu mengolah ceker ayam supaya empuk dan tidak berlendir.
1. Bersihkan Ceker Ayam Secara Menyeluruh
Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah membersihkan ceker ayam hingga benar-benar bersih. Kupas lapisan kulit luar ceker dan potong bagian kukunya.
Jika kulit sulit dilepaskan, rendam ceker ayam dalam air panas selama sekitar 5–10 menit. Cara ini akan membuat kulit luar mengelupas dengan mudah sehingga ceker lebih bersih dan higienis.
2. Hilangkan Bau Amis Sejak Awal
Aroma amis sering menjadi masalah utama saat mengolah ceker ayam. Untuk mengatasinya, rendam ceker ayam dalam air perasan jeruk nipis atau lemon selama beberapa menit.
Setelah itu, bilas hingga bersih lalu rebus bersama rempah-rempah aromatik seperti jahe, serai, daun salam, dan daun jeruk. Rempah ini efektif menghilangkan bau amis sekaligus memberikan aroma sedap pada ceker.
3. Rebus dengan Teknik yang Tepat agar Cepat Empuk
Untuk hasil terbaik, ceker ayam bisa direbus menggunakan panci presto agar lebih cepat empuk. Namun, jika tidak tersedia, panci biasa juga bisa digunakan.
Rebus ceker ayam dengan api kecil selama kurang lebih satu jam hingga teksturnya lunak. Tambahkan bawang putih parut dan sedikit garam saat merebus agar rasa gurih meresap hingga ke bagian dalam.
Dengan cara ini, ceker ayam akan empuk sempurna, tidak berlendir, dan siap diolah menjadi berbagai hidangan favorit. (Ai)















