Polisi Resmi Tutup Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru, Ini Dasar Keputusannya

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Kepolisian Daerah Metro Jaya secara resmi menghentikan penyelidikan atas kasus kematian Arya Daru Pangayunan, seorang diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan meninggal dunia di rumah kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Keputusan tersebut diambil setelah penyelidik tidak menemukan indikasi adanya tindak pidana.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa penghentian penyelidikan dilakukan usai rangkaian proses pemeriksaan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, analisis barang bukti, hingga pemeriksaan sejumlah saksi. Seluruh hasil tersebut kemudian dibahas dalam gelar perkara.

“Dari hasil penyelidikan, olah barang bukti, serta keterangan saksi-saksi, tidak ditemukan unsur pidana. Karena itu, penyelidikan dihentikan,” ujar Budi Hermanto saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026)

Meski penyelidikan dihentikan, kepolisian menegaskan tetap membuka ruang bagi pihak keluarga korban apabila di kemudian hari ditemukan bukti baru atau novum yang relevan. Apabila hal tersebut terjadi, polisi siap melakukan pendalaman ulang terhadap kasus ini.

Baca Juga :  Pesawat JetBlue Airbus A320 Mendarat Darurat di Florida, 15 Penumpang Luka Ringan

“Jika keluarga memiliki bukti baru yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan, maka penyelidik akan menindaklanjutinya kembali,” jelasnya.

Keputusan penghentian penyelidikan tersebut tertuang dalam surat resmi bernomor B/63/I/RES.1.24/2026/Ditreskrimum tertanggal 6 Januari 2026, yang telah diserahkan kepada pihak keluarga Arya Daru.

Sebelumnya, Arya Daru Pangayunan ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada Selasa, 8 Juli 2025, sekitar pukul 08.30 WIB. Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh penjaga kos dengan kondisi wajah tertutup plastik dan terikat lakban berwarna kuning.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pada malam sebelum kejadian, Senin, 7 Juli 2025, Arya Daru diketahui sempat berada di rooftop Gedung Kementerian Luar Negeri RI selama kurang lebih satu jam 26 menit. Dalam peristiwa tersebut, korban meninggalkan tas ransel dan tas belanjaan di lokasi.

Baca Juga :  Samsung Galaxy S26 Ultra Resmi Diperkenalkan, Ponsel Galaxy AI Paling Intuitif dengan Kamera 200MP

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menyimpulkan bahwa kematian Arya Daru mengarah pada dugaan bunuh diri. Polisi menyatakan tidak ditemukan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

“Indikator kematian korban menunjukkan tidak adanya peran atau campur tangan orang lain,” kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra dalam konferensi pers sebelumnya. (Dla)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB