Pemulihan Aceh Dikebut, Pemerintah Fokus Amankan Kebutuhan Warga jelang Ramadan

- Redaksi

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, terutama menjelang datangnya bulan suci Ramadan. Langkah percepatan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal dan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, Safrizal Zakaria Ali, menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memastikan distribusi kebutuhan pokok masyarakat berjalan lancar.

Menurutnya, pemerintah memberi perhatian khusus pada ketersediaan pangan, air bersih untuk konsumsi dan ibadah, sandang, serta percepatan relokasi pengungsi dari tenda darurat ke hunian sementara yang lebih layak.

Selain itu, Safrizal menekankan pentingnya percepatan pemulihan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, jaringan listrik, komunikasi, serta pengendalian aliran sungai dan perbaikan tanggul. Seluruh program tersebut dikerjakan secara bersamaan agar dampaknya dapat segera dirasakan masyarakat.

Sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku Ketua Satuan Tugas Nasional Pemulihan Pascabencana, Kementerian Dalam Negeri menggelar rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga bersama DPR RI. Rapat ini bertujuan memperkuat sinergi antarinstansi sekaligus menghindari tumpang tindih kewenangan dalam proses pemulihan Aceh.

Baca Juga :  Bupati Monadi Hadiri Kenduri Arah di Sungai Jernih: Tradisi dan Budaya Adalah Jati Diri Kita

Dalam forum tersebut, seluruh pihak sepakat menanggalkan ego sektoral dan mengedepankan kerja kolaboratif agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan lebih efektif dan terarah.

Sejumlah capaian telah dilaporkan, salah satunya di sektor pendidikan. Pemerintah berhasil membersihkan ribuan sekolah terdampak dan kembali mengaktifkan kegiatan belajar mengajar. Dukungan juga diberikan melalui pendirian tenda belajar, penyaluran paket perlengkapan sekolah, serta pemberian tunjangan khusus bagi guru yang terdampak bencana.

Di bidang kesehatan, ribuan tenaga medis telah dikerahkan dan sebagian besar fasilitas layanan kesehatan kembali beroperasi. Meski demikian, masih terdapat beberapa puskesmas yang direncanakan untuk direlokasi demi menjamin pelayanan yang lebih aman dan optimal.

Ketua Posko Pemulihan Bencana DPR RI, TA Khalid, bersama perwakilan pemerintah pusat menyepakati sejumlah prioritas pada tahap pemulihan. Fokus diarahkan pada perbaikan jembatan, pemulihan akses jalan desa dan antarwilayah, pengaktifan kembali fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta percepatan pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak.

Baca Juga :  Wafat ! Istri ke-7 Presiden Sukarno, Yurike Sanger.

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan penanganan infrastruktur terus dilakukan secara bertahap dan simultan di seluruh daerah terdampak, termasuk pemantauan jembatan Bailey agar dapat digunakan secara optimal.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga negara, unsur TNI, BUMN, serta pemerintah daerah, dengan tujuan memperoleh pembaruan progres dan memastikan pemulihan Aceh berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB