Jakarta, Porosjambimedia.com– Musim dingin di Seoul, Korea Selatan, semakin meriah dengan dibukanya wahana bukit seluncur salju di sepanjang tepi Sungai Han. Destinasi musiman ini menawarkan pengalaman bermain salju yang seru bagi wisatawan maupun warga lokal, memanfaatkan kolam renang musim panas yang membeku dan disulap menjadi arena seluncuran.
Mengutip laporan Korea Times, Selasa (6/1/2026), fasilitas seluncur salju tersebut mulai beroperasi sejak Rabu pekan lalu. Tiga lokasi utama yang menjadi pusat kegiatan musim dingin ini berada di kawasan Ttukseom, Jamwon, dan Yeouido. Lereng salju dibuat dari kolam renang luar ruang yang biasanya digunakan saat musim panas.
Setiap lokasi menghadirkan konsep dan karakter berbeda yang ramah untuk segala usia. Di Taman Yeouido, pengunjung akan disambut karakter Zanmang Loopy, sementara Jamwon menampilkan Pororo beserta teman-temannya. Adapun Ttukseom menghadirkan zona petualangan bertema Pororo dan Tayo. Pengunjung dapat menikmati seluncuran menggunakan ban karet yang aman dan menyenangkan.
Pemerintah Kota Seoul menyebutkan bahwa wahana ini akan dibuka selama sekitar 50 hari hingga 18 Februari mendatang. Arena beroperasi setiap hari tanpa libur, mulai pukul 10.00 hingga 17.00 waktu setempat, dengan jeda operasional selama satu jam pada pukul 13.00 untuk perawatan lereng dan salju.
Untuk menikmati seluruh fasilitas, pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 6.000 won atau sekitar Rp69 ribu. Tiket tersebut sudah mencakup akses seluncur salju, area bermain anak, ruang istirahat, serta pertunjukan karakter secara langsung. Pemerintah Seoul juga memberikan diskon 50 persen bagi penyandang disabilitas beserta pendampingnya, lansia usia 65 tahun ke atas, keluarga dengan dua anak atau lebih pemegang kartu manfaat daedungi, serta penerima penghargaan nasional. Anak-anak di bawah usia tiga tahun dapat masuk secara gratis.
Pada musim dingin tahun lalu, atraksi ini berhasil menarik lebih dari 141 ribu pengunjung. Tahun ini, pemerintah Seoul optimistis jumlah wisatawan yang datang akan meningkat seiring dengan minat tinggi terhadap wisata musim dingin di kota tersebut.(Dta)















