JAKARTA, Porosjambimedia.com – Operasi pencarian terhadap pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF asal Spanyol, Martin Carreras, beserta dua anaknya kembali diperpanjang. Ketiganya dilaporkan hilang setelah kapal pinisi yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memutuskan untuk melanjutkan operasi SAR selama tiga hari tambahan, terhitung mulai 2 hingga 4 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil setelah evaluasi bersama seluruh unsur Tim SAR gabungan.
“Kami sepakat memperpanjang operasi dan mengoptimalkan seluruh potensi pencarian selama tiga hari ke depan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, Jumat (2/1/2026).
Evaluasi tersebut dilakukan di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo pada Kamis malam. Selain hasil evaluasi teknis, perpanjangan pencarian juga mempertimbangkan permintaan resmi dari Duta Besar Spanyol yang disampaikan melalui surat tertulis kepada Basarnas pada 31 Desember 2025. Permohonan serupa turut diajukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo.
Dalam perkembangan terbaru, keluarga korban yang datang langsung dari Spanyol ikut bergabung bersama Tim SAR gabungan. Pada Kamis (1/1/2026), mereka dibawa ke lokasi tenggelamnya kapal di Selat Pulau Padar menggunakan speedboat milik Polri.
Di lokasi kejadian, keluarga korban menyaksikan langsung kondisi perairan yang dinilai cukup ekstrem. Arus laut tampak berubah-ubah dengan gelombang yang muncul secara tiba-tiba di beberapa titik, meskipun di area lain terlihat relatif tenang.
Ketua DPC Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, menyebut perairan Selat Pulau Padar memiliki karakter cuaca yang sulit diprediksi.
“Di kawasan ini terdapat anomali cuaca. Kadang laut terlihat tenang, namun tiba-tiba muncul gelombang besar,” jelasnya.
Tim SAR gabungan terus memaksimalkan pencarian dengan menyisir area laut di sekitar titik tenggelamnya kapal, sembari menyesuaikan strategi dengan kondisi cuaca dan arus laut yang dinamis. (Hst)















