Jakarta, Porosjambimedia.com – Upaya pencarian korban kecelakaan laut di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Pada hari kedua operasi, petugas menemukan sejumlah puing kapal wisata yang diduga berasal dari kapal pinisi KM Putri Sakinah yang tenggelam beberapa hari lalu.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa serpihan kapal ditemukan di laut dengan jarak sekitar lima mil laut dari titik awal kejadian. Meski demikian, empat penumpang warga negara asing asal Spanyol hingga kini masih belum ditemukan.
Diketahui, kapal wisata tersebut membawa total 11 orang, dan sebelumnya tujuh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Sementara empat lainnya, yang merupakan satu keluarga, masih dalam pencarian intensif oleh petugas.
Dalam operasi hari kedua, tim SAR menemukan beberapa barang milik kapal, antara lain tabung gas, potongan badan kapal, serta bagian kamar nakhoda. Temuan tersebut memperkuat dugaan lokasi hanyutnya bangkai kapal akibat arus laut yang cukup kuat.
Proses pencarian melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, KSOP Labuan Bajo, TNI AL, serta Ditpolair Polda NTT. Sejumlah armada laut dikerahkan, seperti Rigid Inflatable Boat (RIB) dan kapal patroli, untuk menyisir perairan di sekitar Pulau Padar sejak pagi hingga petang hari.
Meski menghadapi tantangan berupa gelombang laut setinggi 0,25 hingga 1,5 meter, arus deras, serta hujan lebat yang mengurangi jarak pandang, tim SAR tetap melanjutkan operasi pencarian. Kondisi cuaca yang tidak stabil menjadi salah satu hambatan utama di lapangan.
Basarnas memastikan operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area pencarian. Seluruh personel di lapangan berkomitmen untuk terus berupaya menemukan para korban secepat mungkin. (Hst)















