Pemulihan Pascabencana Aceh Jadi Prioritas Nasional, Mendagri Serukan Kerja Bersama Semua Pihak

- Redaksi

Selasa, 30 Desember 2025 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh harus dilakukan secara kolektif dan melibatkan seluruh kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah. Menurutnya, dampak bencana di Aceh merupakan yang terberat dibanding wilayah lain di Sumatera.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR bersama kementerian/lembaga dan kepala daerah di Aceh, Selasa (30/12/2025).

Tito memaparkan bahwa dari total 52 kabupaten/kota terdampak bencana di tiga provinsi, Aceh menjadi wilayah dengan jumlah daerah terdampak terbanyak. Dari 18 kabupaten/kota di Aceh, baru 11 daerah yang dinilai mulai menunjukkan pemulihan signifikan.

“Indikator utama pemulihan adalah roda pemerintahan dan ekonomi sudah berjalan. Dari 18 daerah di Aceh, saat ini baru 11 yang mulai pulih, sementara 7 daerah masih membutuhkan perhatian serius,” ujar Tito.

Baca Juga :  MUI Imbau Warga Tetap Tenang Terkait Protes WNA atas Suara Tadarusan di NTB

Tujuh daerah yang masih memerlukan penanganan intensif antara lain Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Timur, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Pidie Jaya, yang bahkan kembali terdampak banjir dalam beberapa hari terakhir.

Ia menekankan bahwa Aceh Tamiang menjadi daerah dengan kondisi paling berat karena pemerintahan setempat belum berjalan optimal, sehingga pemulihan ekonomi juga terhambat.

“Daerah lain memang masih memiliki pengungsi, namun secara umum pemerintahan dan ekonomi relatif berjalan. Yang paling berat adalah Aceh Tamiang,” jelasnya.

Sementara itu, Mendagri menyebut proses pemulihan di Sumatera Utara berjalan lebih cepat. Dari 18 daerah terdampak, hanya 5 daerah yang masih memerlukan penanganan lanjutan. Di Sumatera Barat, dari 16 daerah terdampak, tersisa 3 wilayah yang perlu perhatian khusus, yakni Agam, Padang Pariaman, dan Tanah Datar.

Baca Juga :  Wako Alfin Letakkan Batu pertama Pembangunan KDMP Desa Aur Duri 

Untuk mendukung pemulihan menyeluruh, Tito menyebut kebutuhan anggaran nasional mencapai sekitar Rp 59,25 triliun. Rinciannya, Rp 33,75 triliun untuk Aceh, Rp 13,5 triliun untuk Sumatera Barat, dan Rp 12 triliun untuk Sumatera Utara.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk pemulihan berbagai sektor vital, mulai dari kantor pemerintahan desa, sekolah, fasilitas kesehatan, jembatan, hingga infrastruktur pendukung lainnya.

“Pemulihan ini tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus dikeroyok bersama oleh seluruh kementerian dan lembaga agar masyarakat segera bangkit,” tegas Tito. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB