Mobil Nasional Siap Mengaspal 2027, Pemerintah Targetkan Harga Ramah Kantong di Bawah Rp300 Juta

- Redaksi

Kamis, 25 Desember 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan langkah besar dalam pengembangan industri otomotif nasional dengan mendorong lahirnya mobil buatan dalam negeri yang ditargetkan mulai diproduksi pada 2027.

Kendaraan ini dirancang agar dapat dijual dengan harga terjangkau, yakni di bawah Rp300 juta, sehingga mampu menjangkau pasar utama masyarakat Indonesia.

Kebijakan tersebut sejalan dengan kondisi pasar otomotif nasional. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan bahwa segmen kendaraan dengan harga di bawah Rp300 juta masih menjadi pilihan terbesar konsumen Tanah Air. Segmen ini mencakup mobil LCGC, Low MPV, city car, hingga SUV kompak.

Saat ini, mobil LCGC umumnya dipasarkan di kisaran Rp100 juta hingga di bawah Rp200 juta. Sementara Low MPV seperti Toyota Avanza dan model sekelasnya masih dijual dengan harga tidak melampaui Rp300 juta. Realitas pasar inilah yang dijadikan acuan pemerintah dalam merancang mobil nasional agar sesuai daya beli masyarakat.

Tren kendaraan listrik juga semakin memperkuat arah kebijakan tersebut. Sejumlah mobil listrik sudah masuk pasar Indonesia dengan banderol di bawah Rp300 juta, seperti BYD Atto 1 yang dibanderol mulai Rp199 juta, serta beberapa SUV listrik lain yang dijual di kisaran Rp250 juta hingga Rp299 jutaan.

Baca Juga :  Erick Thohir Minta Maaf - Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa keterjangkauan harga menjadi kunci utama pengembangan mobil nasional.

Menurutnya, pemerintah ingin memastikan mobil buatan Indonesia benar-benar dapat dibeli oleh masyarakat luas.

“Market terbesar memang berada di segmen harga di bawah Rp300 juta. Itu sebabnya affordability menjadi fokus utama dalam pengembangan mobil nasional,” ujar Airlangga saat menghadiri pembukaan Rapimnas Kadin.

Ia juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan penyediaan dukungan anggaran khusus untuk mempercepat realisasi proyek mobil nasional sebagai bagian dari program strategis nasional.

Sebelumnya, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan bahwa industri otomotif dalam negeri sejatinya sudah siap memproduksi mobil nasional. Bahkan, ia mengungkapkan bahwa calon merek dan perusahaan pengembangnya sudah ada, meski belum diumumkan ke publik.

Baca Juga :  Dipermalukan Tuan Rumah, Kapten Futsal Korea Selatan Akui Keunggulan Indonesia di Depan Shin Tae-yong

Proyek mobil nasional tersebut diyakini mengarah pada i2C (Indonesia Indigenous Car), sebuah mobil listrik karya anak bangsa yang diperkenalkan dalam ajang GIIAS 2025. Meski saat itu masih berupa model konsep, i2C diproyeksikan menjadi SUV listrik berkapasitas tujuh penumpang.

Mobil listrik i2C dikembangkan oleh PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) dengan melibatkan desainer otomotif internasional sebagai konsultan serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi ternama, seperti ITB, UI, dan ITS. Produksi massal mobil ini ditargetkan dimulai pada akhir 2027 atau awal 2028.

Pemerintah berharap mobil buatan Indonesia ini tidak hanya menjadi simbol kebangkitan industri otomotif nasional, tetapi juga mampu menghadirkan pilihan kendaraan modern, ramah lingkungan, dan kompetitif bagi masyarakat. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB