7 Sayuran Hijau Penjaga Kesehatan Mata di Era Digital

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Di tengah meningkatnya waktu layar (screen time) akibat aktivitas digital, menjaga kesehatan mata menjadi hal penting yang sering diabaikan. Salah satu cara alami untuk melindungi penglihatan adalah dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau, yang mengandung berbagai nutrisi penting bagi retina dan sistem visual.

Kandungan seperti lutein, zeaxanthin, vitamin A, dan beta-karoten dalam sayuran hijau berperan besar dalam menyaring cahaya biru berenergi tinggi dari layar gadget, menjaga kelembapan mata, dan memperlambat penuaan retina.

Berikut tujuh jenis sayuran hijau terbaik untuk menjaga mata tetap sehat dan jernih di era digital:

1. Bayam

Bayam dikenal sebagai sumber utama lutein dan zeaxanthin, dua senyawa karotenoid yang membantu melindungi retina dari paparan cahaya biru. Kandungan vitamin A di dalamnya menjaga kelembapan kornea dan mencegah mata kering.

Bayam juga kaya zat besi dan magnesium yang memperlancar sirkulasi darah di area mata. Disarankan mengonsumsi bayam dua hingga tiga kali seminggu dalam bentuk tumisan ringan, smoothie, atau kukusan agar nutrisinya tetap terjaga.

2. Kangkung

Kangkung mengandung beta-karoten dan vitamin C, yang membantu pembentukan pigmen retina dan meningkatkan kemampuan adaptasi mata terhadap cahaya redup.

Zat besinya juga menjaga pasokan oksigen untuk sel mata. Memasak kangkung dengan sedikit minyak zaitun dapat meningkatkan penyerapan vitamin A.

Baca Juga :  Rumah Terendam Banjir? Ini Panduan Membersihkan Hunian agar Bersih dan Aman

3. Brokoli

Sebagai sayuran padat nutrisi, brokoli mengandung vitamin C tinggi yang memperkuat kolagen di lensa mata. Selain itu, senyawa sulforaphane di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan alami untuk melawan radikal bebas akibat polusi dan sinar UV.

Brokoli juga menyimpan lutein yang menjaga ketajaman visual. Kukus brokoli selama tiga menit agar enzim sulforaphane tetap aktif.

4. Daun Kale

Dikenal sebagai superfood, kale mengandung lutein, zeaxanthin, vitamin K, dan kalsium yang mendukung elastisitas pembuluh darah di sekitar mata.

Pigmen hijau klorofil dalam kale berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk mengurangi kerusakan retina akibat sinar matahari. Kale lebih baik dikonsumsi mentah dalam salad atau jus agar kandungan vitaminnya tidak rusak oleh panas.

5. Sawi Hijau

Sawi hijau merupakan sumber vitamin K, beta-karoten, dan folat yang membantu memperkuat epitel kornea dan menjaga fungsi saraf optik. Kandungan antioksidannya juga melindungi retina dari stres oksidatif akibat paparan layar berlebih.

Untuk mempertahankan nutrisinya, masak sawi dengan cara dikukus ringan.

6. Selada Hijau

Selada hijau kaya air, vitamin C, dan vitamin E, yang membantu melembapkan bola mata dan melindungi dari peradangan akibat sinar gadget.

Antioksidan flavonoid dalam selada membantu memperbaiki sel retina yang rusak akibat paparan radiasi. Konsumsi dalam bentuk salad segar sangat direkomendasikan.

Baca Juga :  Menu Program MBG Polri di Gianyar Lolos Uji Keamanan Pangan

7. Buncis

Buncis mengandung zinc dan vitamin B2 (riboflavin) yang berperan penting dalam proses adaptasi mata terhadap cahaya. Kandungan beta-karoten di dalamnya membantu memperkuat retina dan mencegah gangguan visual akibat penuaan.

Buncis juga memiliki indeks glikemik rendah, baik untuk mencegah retinopati diabetik. Olah dengan cara dikukus atau ditumis ringan agar nutrisinya tidak hilang.

Cara Mengolah Sayuran Agar Nutrisi Tetap Optimal

Agar manfaat sayuran hijau tidak berkurang, perhatikan cara pengolahannya:

  • Kukus selama 2–3 menit saja agar kandungan lutein tetap terjaga.
  • Gunakan sedikit minyak zaitun untuk membantu penyerapan vitamin A.
  • Kombinasikan dengan sumber protein seperti telur atau ikan untuk keseimbangan gizi.

Dengan pola makan kaya sayuran hijau, mata lebih tahan terhadap efek buruk paparan layar digital, serta terhindar dari gangguan seperti mata kering, degenerasi makula, dan kelelahan visual.

Editor : Hesty

Sumber Berita : OPTIK JMTOP

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB