KERINCI, Porosjambimedia.com— SMAN 4 Kerinci, Provinsi Jambi, menggelar kegiatan Pekan Gelar Karya yang diikuti oleh para siswa dengan menampilkan beragam kreativitas, seni, dan karya kearifan lokal.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman sekolah ini mengusung tema “Merdeka Berkarya, Budaya Terjaga”, sebagai bagian dari proses pembelajaran sekaligus upaya nyata melestarikan budaya daerah Kerinci.
Dalam acara ini, para siswa mengangkat konsep Balik Kudahin (kembali ke masa lalu) dengan menampilkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Kerinci tempo dulu.
Beragam sajian ditampilkan secara menarik, mulai dari kuliner khas Kerinci, pameran peralatan tradisional, reka suasana kehidupan zaman dahulu, hingga busana adat khas daerah. Tak hanya itu, para siswa juga memperagakan prosesi adat pernikahan atau pengantin tradisional Kerinci serta pertunjukan tari-tarian daerah.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu undangan dan tokoh penting daerah, di antaranya Edminudin (Anggota DPRD Provinsi Jambi) , Anggota DPRD Kabupaten Kerinci, Kepala OPD terkait, Pengawas SMA dan SMK, Tokoh masyarakat dan pengawas pendidikan setempat.
Menjaga Warisan Budaya Lewat Pendidikan
Kepala SMAN 4 Kerinci, Nelly Afrianti, menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai lokal ke dalam kurikulum dan kegiatan sekolah.
“Pelestarian budaya bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tokoh adat semata, tetapi juga para pelajar sebagai generasi muda. Melalui tema ‘Merdeka Berkarya, Budaya Terjaga’, kami ingin mengintegrasikan kearifan lokal Kerinci ke dalam setiap mata pelajaran. Apapun kegiatan akademis siswa, akar budaya tidak boleh dilupakan,” tegas Nelly Afrianti.
Dukungan serupa disampaikan oleh Anggota DPRD Provinsi Jambi, Edminudin. Ia menyambut positif kegiatan ini sebagai sarana memperkenalkan dan menanamkan rasa cinta budaya kepada generasi penerus.
“Ini langkah yang sangat positif untuk mengenalkan kekayaan seni dan budaya Kerinci kepada anak-anak muda kita. Pendidikan tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memahami identitas daerahnya,” ujar Edminudin.
Pekan Gelar Karya SMAN 4 Kerinci ini ditutup dengan suasana meriah dan kebersamaan antara para tamu undangan, guru, dan para siswa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan modern dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian budaya lokal. (Hst)















