JAMBI, Porosjambimedia.com – Manajemen Bank Jambi terus mempercepat proses pemulihan layanan digital pasca insiden gangguan keamanan siber yang sempat menghambat sejumlah aktivitas transaksi nasabah. Salah satu layanan yang paling ditunggu untuk kembali normal adalah mobile banking Bank Jambi.
Komisaris Utama Bank Jambi, Sudirman, mengatakan pengoperasian kembali layanan mobile banking menjadi prioritas utama karena memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas transaksi masyarakat sehari-hari.
Menurutnya, gangguan layanan digital tersebut berdampak langsung terhadap kenyamanan nasabah yang selama ini terbiasa melakukan berbagai transaksi secara praktis melalui aplikasi mobile banking.
“Hal yang paling mendesak saat ini adalah mengaktifkan kembali layanan mobile banking. Nasabah sebelumnya sudah menikmati kemudahan transaksi digital, namun sementara waktu mengalami kendala akibat gangguan yang terjadi,” ujar Sudirman.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Bank Jambi masih menunggu hasil audit forensik terkait insiden keamanan siber yang sedang dilakukan secara menyeluruh.
Audit tersebut dinilai penting untuk mengetahui penyebab gangguan sekaligus memastikan sistem keamanan digital bank benar-benar aman sebelum layanan kembali diaktifkan.
Pihak Dewan Komisaris juga meminta agar proses audit dapat segera diselesaikan sehingga pemulihan layanan digital bisa dilakukan secepat mungkin.
“Mudah-mudahan hasil audit forensik dapat diterima dalam bulan Mei ini, sehingga mobile banking juga bisa kembali beroperasi pada bulan yang sama,” katanya.
Terkait dugaan adanya keterlibatan pihak internal maupun eksternal dalam insiden tersebut, Sudirman menegaskan pihaknya belum ingin berspekulasi sebelum hasil audit resmi diterbitkan.
Ia menyebut seluruh kemungkinan masih terbuka dan akan diketahui setelah investigasi forensik selesai dilakukan.
“Kita belum bisa menyimpulkan apa pun. Semua akan terlihat dari hasil audit forensik nanti, apakah faktor penyebabnya berasal dari internal atau eksternal,” tegasnya.
Saat ini, manajemen Bank Jambi disebut terus melakukan penguatan sistem keamanan digital dan proses pemulihan infrastruktur layanan agar operasional perbankan dapat kembali berjalan normal serta memberikan rasa aman bagi seluruh nasabah.
Bank Jambi juga memastikan akan terus meningkatkan sistem keamanan teknologi informasi guna mencegah terulangnya gangguan serupa di masa mendatang. (Hst)















