Ribuan Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Arab Saudi Akibat Gangguan Penerbangan

- Redaksi

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.comRibuan jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Arab Saudi akibat gangguan penerbangan internasional yang dipicu meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Banyak jemaah yang telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah kini belum dapat kembali ke Tanah Air sesuai jadwal kepulangan.

Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya mobilitas umat Islam selama bulan Ramadan. Pada periode tersebut, jumlah jemaah yang datang ke Tanah Suci meningkat signifikan sehingga aktivitas penerbangan dan layanan akomodasi ikut mengalami lonjakan.

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Anggawira, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi para jemaah yang tertahan di Tanah Suci. Ia menilai pemerintah perlu segera mengambil langkah konkret agar permasalahan tersebut tidak semakin meluas.

Baca Juga :  LEMAHNYA PENGAWASAN TNKS & POTENSI KERUGIAN NEGARA : Sebuah Catatan Kritis.

Berdasarkan laporan dari sejumlah penyelenggara perjalanan umrah dan komunitas jemaah, diperkirakan sekitar 54 ribu jemaah Indonesia saat ini berada di dua kota suci umat Islam, yakni Makkah dan Madinah, serta berpotensi terdampak keterlambatan kepulangan.

Menurut Anggawira, kondisi tersebut juga dapat menimbulkan beban biaya tambahan bagi para jemaah. Keterlambatan kepulangan akan meningkatkan pengeluaran untuk hotel, konsumsi, serta kebutuhan lain selama berada di Tanah Suci.

Baca Juga :  Puluhan Ton Kelapa Sisa Thaipusam di Penang Diolah Jadi Biofuel Ramah Lingkungan

Ia menilai penting bagi pemerintah untuk melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan maskapai penerbangan dan otoritas terkait di Arab Saudi. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan situasi serta memastikan kepulangan jemaah berlangsung aman dan terkoordinasi. (Khy)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB