Penang, Porosjambimedia.com– Limbah kelapa dari perayaan Festival Thaipusam di Penang, Malaysia, kini dimanfaatkan menjadi sumber energi terbarukan. Sebanyak 45 ton kelapa yang dihancurkan dalam ritual keagamaan tersebut tidak berakhir di tempat pembuangan, melainkan diolah menjadi biofuel sebagai bagian dari program pengelolaan limbah berkelanjutan.
Mengutip The Strait Times, Kamis (5/2/2026), Wali Kota Pulau Penang, Datuk A’ Rajendran, mengatakan seluruh kelapa sisa ritual telah dikirim ke Stasiun Transfer Limbah Batu Maung untuk diproses lebih lanjut. Di fasilitas tersebut, kelapa akan dicacah dan diolah menjadi bahan bakar hayati yang dapat dimanfaatkan sebagai energi alternatif.
Langkah ini, menurutnya, mencerminkan komitmen Dewan Kota Pulau Penang (MBPP) dalam mengurangi limbah festival sekaligus mendukung penggunaan energi hijau. Ia menegaskan bahwa material ritual keagamaan tidak harus berakhir sebagai sampah, tetapi bisa memiliki nilai ekonomi dan lingkungan.
Festival Thaipusam sendiri merupakan perayaan penting bagi umat Hindu untuk mengenang kisah Dewa Murugan yang menerima tombak suci dari Dewi Parvati dalam mengalahkan kejahatan. Salah satu ritual utamanya adalah menghancurkan kelapa di sepanjang jalur prosesi sebagai simbol pengorbanan dan pelepasan ego.
Selama prosesi berlangsung, petugas kebersihan MBPP dikerahkan untuk menjaga kebersihan jalan. Dengan menggunakan peralatan semprot bertekanan tinggi yang telah dimodifikasi, sisa kelapa yang hancur dapat dibersihkan dengan cepat sehingga arus prosesi tetap lancar. Upaya ini mendapat apresiasi dari para peziarah karena membuat perayaan tetap tertib dan bersih.
Thaipusam merupakan salah satu perayaan keagamaan terbesar di Malaysia dan rutin menarik jutaan pengunjung, termasuk wisatawan mancanegara. Di Penang, ribuan umat Hindu berkumpul sejak dini hari dan berjalan kaki menuju kuil utama dengan mengenakan busana kuning sebagai simbol kesucian.
Selain nilai spiritual dan budaya, perayaan ini juga memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata. Banyak wisatawan asing mengaku terkesan dengan kemeriahan, kedisiplinan, dan kekayaan makna yang terkandung dalam Festival Thaipusam di Penang. (Dta)















