Kasus Dugaan Keracunan Menu MBG di Ketapang Meluas, Total Warga Terdampak Capai 340 Orang

- Redaksi

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketapang, Porosjambimedia.com Kasus dugaan keracunan makanan yang berkaitan dengan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, mengalami peningkatan signifikan. Hingga Jumat (6/2/2026), jumlah warga yang mendapatkan penanganan medis dilaporkan mencapai 340 orang.

Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang menyatakan bahwa seluruh pasien yang mengalami keluhan setelah mengonsumsi menu MBG telah ditangani oleh fasilitas layanan kesehatan setempat. Pusat penanganan utama dilakukan di Puskesmas Marau dengan dukungan tenaga medis tambahan dari beberapa puskesmas di wilayah sekitar.

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, delapan tim kesehatan dikerahkan secara terpadu. Tim tersebut terdiri dari tenaga medis Puskesmas Marau, Puskesmas Jelai Hulu, Puskesmas Suka Mulia, serta personel dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang.

Baca Juga :  Jangan Salah Api! Ini Perbedaan Masak Pakai Api Besar dan Kecil yang Wajib Dipahami

Pihak Dinkes memastikan ketersediaan obat-obatan dan bahan medis dalam kondisi mencukupi. Sebagian besar pasien dilaporkan mengalami perbaikan kondisi dan sudah diperbolehkan pulang, sementara sisanya masih menjalani observasi hingga dinyatakan pulih.

Penanganan kasus ini turut melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk unsur kecamatan, aparat keamanan, serta dukungan dari pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Marau dan sekitarnya. Kerja sama ini dinilai mempercepat proses penanganan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan layanan kesehatan yang layak.

Baca Juga :  Samsung Kembali Pimpin Pasar Smartphone Indonesia, Merek China Mulai Tergeser

Pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dan berharap kondisi para pasien segera pulih sepenuhnya. Evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG juga akan dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (Ai)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB