Jakarta, Porosjambimedia.com – Perbincangan soal dugaan penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan baku siomay kembali ramai di media sosial. Isu ini memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat ikan sapu-sapu dikenal hidup di perairan air tawar yang kerap tercemar limbah.
Kabar tersebut mencuat seiring meningkatnya populasi ikan sapu-sapu di sejumlah sungai, termasuk Sungai Ciliwung. Beberapa laporan menyebutkan ikan ini ditangkap dan diolah menjadi produk makanan, salah satunya siomay, karena harganya yang jauh lebih murah dibanding ikan laut.
*Peringatan Kesehatan Soal Ikan dari Perairan Tercemar*
Kementerian Kesehatan RI mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap bahan pangan yang berasal dari perairan tercemar. Ikan yang hidup di lingkungan tersebut berpotensi mengandung zat berbahaya seperti logam berat yang tidak bisa hilang hanya dengan proses memasak.
“Risikonya bukan hanya dari ikannya, tetapi dari semua zat berbahaya yang terakumulasi di dalam tubuh ikan tersebut,” ujar Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih selektif dalam memilih makanan, termasuk jajanan populer seperti siomay.
*Ciri-ciri Siomay Ikan Biasa dan Siomay Ikan Sapu-sapu*
Agar tidak tertipu, ada beberapa perbedaan mencolok yang bisa dikenali dari siomay berbahan ikan laut seperti tenggiri dengan siomay yang diduga menggunakan ikan sapu-sapu.
1. Warna
Siomay dari ikan tenggiri umumnya berwarna putih cerah dan bersih. Sebaliknya, siomay dari ikan sapu-sapu cenderung berwarna lebih gelap atau keabu-abuan karena warna daging ikannya yang kusam.
2. Aroma
Siomay ikan laut memiliki aroma gurih yang lembut dan tidak menyengat. Sementara itu, siomay dari ikan sapu-sapu sering mengeluarkan bau amis yang lebih tajam, bahkan setelah dikukus.
3. Tekstur dan Rasa
Tekstur siomay tenggiri biasanya lembut, kenyal, dan mudah dikunyah. Sebaliknya, siomay ikan sapu-sapu kerap terasa lebih keras, alot, serta meninggalkan rasa yang kurang nyaman di lidah.
4. Harga
Harga juga bisa menjadi indikator. Siomay ikan tenggiri umumnya dijual dengan harga lebih tinggi per buahnya. Jika menemukan siomay dengan harga terlalu murah untuk porsi lengkap, konsumen perlu lebih waspada dan mempertanyakan kualitas bahan bakunya.
*Imbauan untuk Konsumen*
Masyarakat disarankan membeli siomay dari penjual terpercaya dan tidak ragu bertanya soal bahan baku yang digunakan. Kesadaran konsumen menjadi kunci penting untuk menjaga keamanan pangan dan kesehatan jangka panjang. (Ai)















