Dua Remaja Gaza Tewas dalam Serangan Drone Israel di Tengah Gencatan Senjata

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gaza, Porosjambimedia.com— Ketegangan di Jalur Gaza kembali memanas setelah serangan udara Israel menewaskan dua remaja Palestina, meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku.

Berdasarkan laporan kantor berita AFP pada Sabtu (24/1/2026), pesawat nirawak Israel melancarkan serangan di kawasan Beit Lahia, Gaza utara. Lokasi kejadian berada tak jauh dari Rumah Sakit Kamal Adwan, salah satu fasilitas medis utama di wilayah tersebut.

Layanan pertahanan sipil Gaza menyebutkan, dua korban yang tewas merupakan remaja laki-laki berusia 13 dan 15 tahun. Jenazah keduanya telah dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa untuk penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Bhumjaithai Borong Kursi Parlemen, Anutin Perkuat Cengkeraman Politik di Thailand

Pihak militer Israel mengklaim serangan tersebut dilakukan karena kedua remaja itu dianggap membahayakan pasukan mereka. Dalam pernyataan resminya, Israel menuduh korban melintasi zona terlarang yang dikenal sebagai “Garis Kuning” dan diduga menanam bahan peledak di area operasi militer.

Israel menegaskan bahwa serangan udara dilakukan setelah angkatan bersenjata mereka menilai adanya ancaman langsung terhadap pasukan di lapangan.

Sebagai informasi, gencatan senjata di Jalur Gaza mulai diberlakukan sejak 10 Oktober 2025 melalui mediasi Amerika Serikat. Meski demikian, pasukan Israel masih menguasai lebih dari separuh wilayah Gaza dan tetap melakukan operasi militer terbatas di sejumlah titik. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB