Bandung, Porosjambimedia.com– Migrain atau sakit kepala sebelah tidak hanya dipicu oleh kelelahan dan stres, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola makan sehari-hari. Menurut ahli gizi Natalie Rizzo, asupan makanan tertentu dapat memperburuk kondisi migrain, sementara pilihan makanan lainnya justru membantu meredakan dan mencegah serangan sakit kepala.
Dikutip dari EatingWell (13/1), memahami jenis makanan yang aman dan yang sebaiknya dihindari menjadi langkah penting bagi penderita migrain agar kualitas hidup tetap terjaga.
Makanan yang Baik untuk Penderita Migrain
Beberapa jenis makanan diketahui mampu membantu menjaga keseimbangan tubuh dan mengurangi risiko munculnya migrain.
1. Aneka Sayuran Segar
Sayuran kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Sayuran berwarna hijau, kuning, dan oranye berperan dalam menjaga energi tubuh tetap stabil, sehingga membantu mencegah serangan migrain.
Selain itu, sayuran dengan kandungan air tinggi seperti mentimun dan kale dapat membantu menjaga hidrasi tubuh, yang sangat penting untuk menghindari sakit kepala akibat dehidrasi.
2. Air Putih
Kurangnya cairan dalam tubuh merupakan salah satu pemicu utama sakit kepala. Oleh karena itu, memperbanyak konsumsi air putih menjadi langkah sederhana namun efektif untuk mencegah migrain.
Jika bosan dengan air putih, menambahkan irisan buah atau rempah alami seperti lemon dan mint bisa menjadi alternatif yang menyegarkan tanpa mengurangi manfaat hidrasi.
3 Buah-buahan Alami
Buah mengandung serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Namun, penderita migrain disarankan memilih buah segar tanpa tambahan gula.
Buah kering sebaiknya dibatasi karena sering mengandung sulfit, senyawa yang dapat memicu migrain pada sebagian orang.
*Makanan yang Dapat Memicu Migrain*
Di sisi lain, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari karena berpotensi memicu atau memperparah migrain.
1. Makanan Fermentasi
Makanan hasil fermentasi mengandung histamin dan tiramin, senyawa yang terbentuk selama proses fermentasi. Zat ini dapat memengaruhi sistem saraf dan aliran darah, sehingga memicu sakit kepala pada orang yang sensitif.
2. Daging Olahan
Daging olahan seperti sosis, ham, dan nugget mengandung bahan tambahan seperti nitrat dan nitrit. Zat tersebut dapat melebarkan pembuluh darah dan memicu sakit kepala hebat pada penderita migrain.
Sebagai alternatif, pilih daging segar yang diolah secara sederhana dan dipadukan dengan sayuran.
3. Cokelat
Meski digemari banyak orang, cokelat termasuk salah satu makanan pemicu migrain. Kandungan kafein, tiramin, dan feniletilamin di dalamnya dapat memengaruhi hormon serta aliran darah.
Cokelat dengan kadar gula tinggi bahkan dapat memperburuk kondisi. Untuk camilan, buah segar dinilai sebagai pilihan yang lebih aman.
Dengan mengenali makanan pemicu dan memilih asupan yang tepat, penderita migrain dapat mengurangi frekuensi dan intensitas sakit kepala secara alami. (Ai)















