Manggarai Barat, Porosjambimedia.com– Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, kembali melakukan rotasi pimpinan di Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores (BPOLBF). Andhy MT Marpaung ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF, menggantikan Dwi Marhen Yono yang mengakhiri masa tugasnya setelah enam bulan menjabat.
Kepala Divisi Komunikasi Publik BPOLBF, Sisilia Lenita Jemana, menjelaskan bahwa pergantian pimpinan tersebut mulai efektif sejak 12 Januari 2026. Marhen kini kembali menjalankan tugas di Kementerian Pariwisata, sementara Andhy dipercaya memimpin BPOLBF dalam masa transisi kepemimpinan.
Penunjukan Andhy MT Marpaung menandai posisi Plt Dirut ketiga yang menjabat dalam kurun dua tahun terakhir. Hingga kini, BPOLBF masih belum memiliki direktur utama definitif sejak berakhirnya masa jabatan Shana Fatina pada awal 2024.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata telah membuka seleksi terbuka pada 2023 untuk mengisi jabatan Dirut BPOLBF. Namun, proses tersebut belum menghasilkan kandidat yang memenuhi kriteria. Akibatnya, Frans Teguh ditunjuk sebagai Plt Dirut pada Januari 2024, sebelum akhirnya digantikan oleh Dwi Marhen Yono pada Juli 2025.
Saat ini, Andhy MT Marpaung juga menjabat sebagai Sekretaris Deputi Bidang Aksesibilitas dan Amenitas Wilayah II di lingkungan Kementerian Pariwisata.
BPOLBF sendiri merupakan unit kerja strategis di bawah Kementerian Pariwisata yang bertugas mempercepat pembangunan pariwisata terintegrasi di kawasan Labuan Bajo dan sekitarnya. Lembaga ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2018.
Dalam pelaksanaan tugasnya, BPOLBF mengoordinasikan pengembangan pariwisata di 11 wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur, hingga dua kecamatan di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, yakni Sape dan Lambu. Selain itu, BPOLBF juga mengelola kawasan otoritatif Parapuar seluas 400 hektare di Labuan Bajo yang tengah dikembangkan sebagai destinasi pariwisata terpadu. (Khy)















