Lonjakan Harga Emas Picu Kebijakan Unik, Malaysia Izinkan Warga Kelantan Mendulang Emas

- Redaksi

Minggu, 11 Januari 2026 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com– Pemerintah Malaysia melalui otoritas Negara Bagian Kelantan resmi mengizinkan warganya untuk melakukan aktivitas pendulangan emas secara mandiri. Kebijakan ini diberlakukan seiring melonjaknya harga emas dunia dan ditujukan sebagai solusi tambahan penghasilan bagi masyarakat berpendapatan rendah.

Berdasarkan laporan South China Morning Post (SCMP), Sabtu (10/1/2026), pemerintah Kelantan telah membuka pendaftaran izin pendulangan emas sejak awal Januari 2026. Izin tersebut memungkinkan warga mendulang emas secara manual di sejumlah aliran sungai yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.

Program ini secara khusus menyasar pekerja harian, buruh informal, serta masyarakat dengan penghasilan tidak tetap. Kelantan sendiri dikenal sebagai salah satu negara bagian dengan tingkat pendapatan terendah di Malaysia, di mana sebagian besar wilayahnya masih bersifat pedesaan dan minim aktivitas industri.

Baca Juga :  Belgorod Lumpuh Usai Serangan Drone, Ratusan Ribu Warga Rusia Kehilangan Listrik

Kelantan berada di bawah kepemimpinan Pan-Malaysian Islamic Party (PAS), partai oposisi yang selama ini kerap mengkritik kurangnya perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan daerah. Meski demikian, pemerintah federal di Putrajaya membantah tuduhan tersebut dan menyatakan tetap menyalurkan anggaran pembangunan secara proporsional.

Direktur Pertanahan dan Pertambangan Kelantan, Nik Raisnan Daud, menjelaskan bahwa kebijakan pendulangan emas ini dirancang dengan pendekatan seimbang antara pemberdayaan ekonomi masyarakat, keselamatan kerja, serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, masyarakat berpenghasilan rendah masih memiliki peluang untuk terlibat dalam aktivitas ini selama mengikuti ketentuan yang berlaku. Aktivitas pendulangan dilakukan secara manual tanpa alat berat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan.

Nik Raisnan juga mengungkapkan bahwa harga emas berkadar 916, yang memiliki tingkat kemurnian 91,6% dan lazim digunakan untuk perhiasan, saat ini diperdagangkan sekitar 565,77 ringgit atau setara US$120 per gram, dengan potensi fluktuasi harga mencapai 11%.

Baca Juga :  Ribuan Warga AS unjuk rasa menentang Trump. "bebaskan Palestina!"

Di tingkat global, harga emas sempat melonjak lebih dari 60% hingga mencetak rekor sekitar US$4.549 per ounce menjelang akhir tahun lalu. Meski mengalami koreksi pasca-Natal, harga emas masih bertahan tinggi di kisaran US$4.330 per ounce per 31 Desember 2025. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB