Konglomerat asal Negeri Tirai Bambu ini Geser Boss TikTok

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROSJAMBIMEDIA.COM – Konglomerat asal China, Zhong Shanshan berhasil membangun kekayaan dari menjual air mineral. Pria asal China itu tercatat sebagai jajaran orang terkaya Negeri Tirai Bambu dan orang terkaya ke-25 di dunia dengan harta kekayaan US$ 65,8 miliar atau Rp 1.109 triliun, menurut data Forbes.
Dengan kekayaan tersebut, Zhong menduduki peringkat pertama orang terkaya di China dalam Real-Time Billionaires List versi Forbes, sedikit unggul dari Zhang Yiming, pendiri ByteDance (induk TikTok). Kekayaan Zhang Yiming tercatat US$ 65,5 miliar atau Rp 1.068 triliun.

Zhong berjualan air minum dalam kemasan pada 1996. Namun, jejak bisnisnya sudah berjalan jauh sebelum tahun tersebut. Ini didasari oleh lika-liku kehidupannya yang berliku sejak kecil.

Pada awal fase kehidupan, Zhong selalu dilanda kesulitan. Saat usia 10 tahun, Zhong kecil sering melihat bapak dan ibunya jadi korban sikap represi pemerintah China. Keduanya sering dianiaya. Akibat hal ini, Zhong kecil juga terpaksa putus sekolah dan harus bekerja di usia muda.

Diketahui, dia sempat bekerja sebagai tukang batu dan tukang kayu. Tak betah bekerja dengan orang lain, Zhong lantas memberanikan diri berwirausaha saat beranjak dewasa. Pada 1988, sebagai lulusan jurnalistik, dia berbisnis media dan sempat mendirikan koran bernama Pacific Post.

Sayang, bisnis pertama Zhong bangkrut. Meski begitu, dia tak menyerah dan kembali berbisnis. Kali ini, dia berjualan tiram, jamur, kura-kura, hingga udang. Akan tetapi, dari sekian banyak bisnis, tak ada satupun yang moncer. Semuanya bangkrut.

Baca Juga :  Ditjen PEN Kemendag dan KBRI Kairo Menggelar Pitching Pelaku Usaha Produk Rempah & Hasil Pertanian Indonesia

Barulah bisnisnya bisa cuan usai menjalani bisnis air mineral bermerek Nongfu Spring pada 1996. Kala itu, dia memberanikan diri terjun sebagai penjual air minum karena permintaannya selalu tinggi. Masyarakat akan selalu butuh air bersih dan Nongfu Spring-lah yang menyediakan airnya.

Mengutip South China Morning Post, bisnis air mineral kemudian moncer. Nongfu laris-manis di pasaran sebab Zhong punya strategi berbeda dalam berjualan. Jika kompetitor menjual air hasil sulingan di pabrik, maka Nongfu menjual air dari sumber pegunungan langsung.

Lewat cara ini, air akan terasa lebih segar. Begitu juga popularitas Nongfu dan Zhong. Dalam sekejap, air merek ini menjadi penguasa pasar di China. Lalu, Zhong juga dinobatkan sebagai raja air mineral di China.

Pada 2020, Nongfu resmi melantai di Bursa Saham China. Dari sini, lantas diketahui kekayaan pria kelahiran 1954 ini meningkat drastis. Dari semula hanya US$ 16 miliar atau Rp 250 Triliun menjadi lebih dari US$ 50 miliar atau Rp 780 Triliun.

Seiring waktu, Zhong juga berbisnis di industri kesehatan. Forbes mencatat, dia memiliki perusahaan Wantai Biological yang memproduksi vaksin dan alat diagnostik kesehatan. Ketika Covid-19 terjadi, perusahannya untuk banyak dan membuat pria kelahiran 1954 ini makin kaya raya.

Baca Juga :  Sah! Jokowi Resmi Naikkan Gaji PNS

Hidup Sederhana

Soal kehidupan sehari-hari, Zhong jadi salah satu konglomerat yang menunjukkan sikap anomali, yakni tidak hidup bermewah-mewahan. Dalam pewartaan Insider, Zhong sehari-hari berpenampilan sederhana dan tak mau menunjukkan kemewahan.

Dia diketahui hanya punya satu apartemen sebagai hunian tetap dan sering makan sendirian di kafe murahan. Lalu soal gaya berpakaian, dia berulangkali memakai setelan baju ala Marck Zuckerberg: T-Shirt dan sepatu kets.

Bukan cuma itu, Zhong juga diketahui sebagai sosok yang misterius. Dia bahkan dijuluki “The Lone Wolf” atau “Serigala penyendiri” saking misteriusnya. Dia tak pernah mau tampil di publik atau sekedar diwawancarai media.

Dia juga tak terafiliasi dengan politik dan komunitas pebisnis dan dia menutup rapat-rapat informasi soal kehidupan pribadi dan keluarganya. Meski menutup diri, Zhong masih bisa eksis dengan ragam bisnisnya yang menguasai ekonomi China.

 

Sumber Berita : CNBC

Berita Terkait

PT Rukun Raharja Tbk Pastikan Free Float Tetap Aman Meski Buyback Saham Rp250 Miliar
Gen Z Tak Mau Waktu Terbuang: Dari Hobi Santai Jadi Sumber Cuan
Pemerintah Percepat Reformasi Pasar Modal, Tegas Berantas Manipulasi Saham Spekulatif
Mengenal Trading Halt: Pengertian, Penyebab, dan Dampaknya bagi Investor Saham
Bukan dari Warisan, Ini 3 Sumber Pendapatan Didit Prabowo yang Jadi Pilar Kekayaannya
Bank BRI & Korea Uji Coba Penarikan Tunai Tanpa Kartu, Cukup Pakai Kode dari Aplikasi!
Saham Konglomerat Paling Untung & Paling Rugi di Oktober 2025, Siapa yang Bersinar?
Dolar AS Menguat, Ringgit Malaysia anjlok 1,35%, Nilai Rupiah Mengecewakan!
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB